VinFast Prediksi Ada Perlambatan Pertumbuhan Pasar EV
11 Februari 2026, 11:00 WIB
JBA Indonesia mengaku telah memasang target sepanjang 2025, mereka bertekad menjual 55 ribu mobil bekas
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar kendaraan roda empat menemui banyak rintangan di 2025. Seperti menurunnya daya beli masyarkat.
Akan tetapi JBA Indonesia mengaku telah memasang target buat tahun ini. Mereka bertekad menjual puluhan ribu unit mobil bekas.
"Tahun ini kami targetkan 55 ribu unit, kalau 2024 di bawah itu," ucap Denny Gunawan, Chief Operatiing Officer JBA Indonesia kepada wartawan di Jakarta Selatan, Selasa (15/04).
Menurut Dedy capaian tersebut sangat mungkin terjadi. Sebab terdapat sejumlah faktor pendukung.
JBA Indonesia mencatat sepanjang kuartal pertama 2025 penjualan mobil bekas tumbuh 13 persen dibandingkan periode serupa pada tahun lalu.
Selanjutnya rumah lelang tersebut, berhasil mencapai lebih dari 27 persen dari target mereka sejak Januari sampai Maret 2025.
"Kami optimistis pada 2025 pasar mobil bekas tetap kuat," Dedy menuturkan.
Dedy turut menjelaskan bahwa Pulau Jawa masih menjadi kontributor terbesar, mencatatkan sampai 59 persen dari total penjualan mobil bekas.
Jumlah tersebut diklaim terjadi peningkatan, yakni 55 persen bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.
Ia merinci kalau Jakarta dapat menyumbangkan 36 persen untuk kendaraan roda empat seken.
Sementara kontribusi terbesar kedua ada di Pulau Sumatera, yakni mencapai 29 persen. Sedangkan Kalimantan dan Sulawesi maupun kawasan timur Indonesia bertahan di angka delapan persen.
"Cuma memang sekarang kita belum bisa berani ambil target mau naik 10 persen, 15 persen atau 20 persen melihat kondisi seperti sekarang," lanjut dia.
Di sisi lain penjualan mobil bekas sepanjang 2024 menyentuh angka 1,8 juta unit. JBA pun sangat berharap capaian tersebut dapat terulang lagi.
"Kalau di atas satu juta unit pasti, tetapi akan melampaui tahun lalu atau tidak belum ada semacam lembaga yang berani mengeluarkan pernyataan," Dedy menjelaskan.
Patut diketahui, JBA Indonesia berniat untuk memperluas usaha mereka. Satu di antaranya dengan membuat lelang eletronik.
Berbagai produk elektronik bakal dihadirkan untuk menjadi pilihan para konsumen. Sehingga mampu membuka pasar seluas-luasnya buat penitipan unit baik dari perusahaan maupun perorangan.
"Pencapaian ini menjadi pemicu kami untuk terus memperluas cakupan objek lelang, termasuk dengan masuk ke pasar baru seperti lelang elektronik," tutur Kazuhiro Shioyama, Chief Executive Officer JBA Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 11:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 11:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif