Jaecoo Gelar Program untuk Hadapi Penghapusan Insentif EV

Jaecoo gelar Price Lock Insurance agar pelanggandapat kepastian harga saat wacana penghapusan insentif EV

Jaecoo Gelar Program untuk Hadapi Penghapusan Insentif EV
Adi Hidayat

KatadataOTO – Dihentikannya insentif kendaraan listrik oleh pemerintah membuat sejumlah pabrikan mobil listrik khawatir. Pasalnya harganya diperkirakan mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

Oleh sebab itu, Jaecoo Indonesia pun menghadirkan program bertajuk ‘Price Lock Insurance’. Dengan ini maka konsumen bakal mendapat perlindungan dari potensi kenaikan harga Jaecoo J5 EV bila insentif kendaraan listrik tidak dilanjutkan, dimana unit J5 EV akan dikenakan PPN sebesar 10 persen.

“Melalui Price Lock Insurance, kami ingin memberikan rasa aman bagi konsumen dengan memastikan harga kendaraan tetap terjaga meskipun terjadi kenaikan harga,” ungkap Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia.

Ada pun program ini bisa diikuti oleh konsumen yang telah membayar tanda jadi hingga 31 Desember 2025. Jika insentif EV dihentikan, konsumen tetap hanya membayar Rp 299,9 juta asalkan mengikuti program Price Lock Insurance senilai Rp 8 juta.

Jaecoo J5 EV
Photo: KatadataOTO

“Namun, khusus bagi konsumen yang telah membayarkan tanda jadi sekaligus membayar harga kendaraan, maka harga unit J5 EV akan tetap sebesar Rp 299,9 juta tanpa perlu mengikuti program Price Lock Insurance,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Jaecoo J5 berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Sejak diluncurkan, mobil ini sudah dipesan hingga 12.000 unit di akhir Desember 2025.

Namun banyaknya jumlah pemesanan rupanya tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas produksi. Akibatnya pemesanan belum bisa dilakukan secara optimal.

Mereka baru berhasil menyerahkan 3.000 unit Jaecoo J5 ke pelanggan. Jumlah itu hanya bisa mengcover pesanan hingga awal November 2025.

Jaecoo J5 EV
Photo: KatadataOTO

Jim Ma pun menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah untuk meningkatkan kapasitas produksi. Sehingga diharapkan pelanggan yang sudah memesan di 2025 bisa mendapatkan unit sebelum Lebaran 2026.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada calon konsumen yang terdampak waktu tunggu pengiriman. Jaecoo tengah melakukan peningkatan kapasitas produksi serta optimalisasi rantai pasok agar unit dapat segera diterima oleh konsumen,” tegasnya kemudian.


Terkini

otosport
AHRT

Dua Rider Astra Honda Racing Team Naik Podium di ARRC Motegi

Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan

mobil
Hyundai Staria Hybrid Terdaftar, Incar Pasar MPV yang Tumbuh

Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium

Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026

mobil
Pindad

Jawaban Pindad Soal Atap Mobil Maung Prabowo yang Bocor

Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan

mobil
Daihatsu

Pendaftaran Daihatsu National SMK Skill Contest ke-9 Dibuka

Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting

mobil
BYD M6 DM

Harga BYD M6 DM Mulai Rp 298 Juta, Bisa Tempuh 1.800 KM

BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya

mobil
MPMX

Upaya MPMX Berdayakan SDM Disabilitas di Indonesia

MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia

motor
Motul

Strategi Motul dan Ipone Edukasi Pentingnya Merawat Kendaraan

Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin

motor
TVS

TVS Tebar Diskon Hingga Rp 2 Juta dan Voucher Belanja di PRJ 2026

TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah