Inden Jaecoo J5 EV Dijanjikan Lebih Cepat Usai Pesanan Membludak

Saat ini Jaecoo J5 EV sudah diproduksi di dua tempat berbeda, yakni di Handal Indonesia Motor dan Inchape

Inden Jaecoo J5 EV Dijanjikan Lebih Cepat Usai Pesanan Membludak
Satrio Adhy

KatadataOTOJaecoo J5 EV diklaim mendapat sambutan positif dari masyarakat di Indonesia. Bahkan mobil listrik ini sudah terpesan sekitar 10 ribu unit per Desember 2025.

Membuat masa tunggu atau inden untuk mendapatkan unitnya cukup panjang. Sehingga para konsumen harus sedikit bersabar.

Meski begitu, Jaecoo Indonesia berusaha buat memaksimalkan pengiriman Electric Vehicle (EV) mereka ke tangan konsumen.

“Dengan ada permintaan yang cukup tinggi, kita berupaya untuk menambah line produksi dengan kapasitas produksi tentunya,” kata Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia dalam diskusi Forwot bertajuk Indonesia Automotive Outlook 2026.

Siasat Jaecoo Agar Inden Mobil Listrik J5 EV Tidak Lama
Photo: KatadataOTO

Ilham menuturkan, mereka akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengirimkan Jaecoo J5 EV kepada konsumen.

Sehingga mobil listrik Jaecoo satu ini bisa segera digunakan dalam waktu dekat. Selain itu dapat diandalkan buat beragam kebutuhan mobilitas.

Lebih jauh disebutkan, salah satu cara agar masa inden Jaecoo J5 EV lebih cepat adalah dengan memproduksinya di dua pabrik berbeda.

Pertama ada di Handal Indonesia Motor (HIM) Purwakarta, Jawa Barat. Kemudian juga memanfaatkan fasilitas milik Inchcape Indonesia.

“Namun untuk berapa kapasitas produksinya (di Inchcape), saya belum bisa sampaikan. Karena saya masih menunggu koordinasi dari pihak internal,” lanjut Ilham.

Dia mengatakan bahwa dengan usaha di atas, mereka menargetkan ada 10 ribu Jaecoo J5 EV yang akan tersalurkan ke konsumen sampai Februari 2026.

Jaecoo ingin seluruh pesanan yang sudah masuk sejak GJAW 2025, bisa terselesaikan dalam waktu dekat.

“Intinya ada penambahan kapasitas produksi dari yang sebelumnya kita miliki. Jadi sekarang yang diproduksi di tempat baru ini adalah Jaecoo J5 EV,” tegas Ilham.

Sekadar mengingatkan, Jaecoo J5 EV dibekali motor elektrik berdaya 155 kW atau setara dengan 207,8 hp. Kemudian untuk torsi puncak mencapai 288 Nm.

Jaecoo J5 EV
Photo: KatadataOTO

Lalu dikawinkan dengan baterai berkapasitas 60,9 kWh, memungkinkan mobil menjelajah hingga 461 kilometer (NEDC) dalam sekali pengisian daya penuh.

Pemilik juga tak perlu khawatir soal pengecasan. Sebab tersedia fitur pengisian daya cepat berdaya 130 kW.

Mengecas mobil listrik Jaecoo J5 EV dari 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu sekitar 28 menit saja. Sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama.


Terkini

motor
Motul

Kawasaki dan Motul Kolaborasi di PRJ 2026, Luncurkan Pelumas Baru

Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026

mobil
Toyota Innova Zenix

Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan

Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV

mobil
BYD

BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar

BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina

motor
QJMotor

QJMotor Hadirkan Program Khusus Penggoda Pengunjung PRJ 2026

Pada pameran Pekan Raya Jakarta 2026, QJMotor merilis perluasan program yang telah sukses sebelumnya

motor
Yamaha

Yamaha MX King 150 Edisi Livery Prima Pramac Hanya Ada 2.000 Unit

Yamaha MX King 150 Prima Pramac livery hadir untuk memenuhi kebutuhan para penggemar Toprak di MotoGP

mobil
Penjualan Mobil

Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut

Penjualan mobil kembali mengalami penurunan di Mei 2026, lonjakan harga BBM bakal ikut memberikan tekanan

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 12 Juni 2026, Beroperasi Sejak Pagi

Kepolisian tidak mengendurkan layanan seperti SIM keliling Bandung, hal ini dilakukan demi melayani pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Diawasi ETLE Statis Maupun Mobile

Denda Ganjil Genap Jakarta cukup besar, sehingga para pengguna jalan protokol khususnya harus lebih waspada