Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Sensor LiDAR kerap ditempatkan di bagian depan atap mobil listrik Cina keluaran terkini, dukung keselamatan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Cina keluaran terkini seringkali memiliki tambahan sensor keamanan yang ditempatkan di bagian depan atas kendaraan.
Sensor itu bernama Light Detection and Ranging atau lebih dikenal dengan nama LiDAR. Komponen ini juga kerap ditemukan di kendaraan otonom.
Banyak mobil listrik Cina di negara asalnya telah dilengkapi LiDAR. Misalnya sedan BYD Seal.
Deretan kendaraan teranyar dari BYD telah menggunakan sistem keselamatan berkendara God’s Eye, didukung sensor LiDAR untuk menambah keamanan.
“LiDAR, sebuah teknologi penginderaan jauh yang menggunakan laser untuk mengukur jarak terhadap objek, permukaan jalan, membuat gambar 3D lingkungan secara akurat,” kata Sony Susmana, Instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Berkat laser itu, LiDAR bisa menghasilkan gambaran tiga dimensi yang akurat untuk membantu efektivitas sistem keamanan berkendara pada mobil.
Jadi kendaraan bisa mendeteksi serta memahami kondisi lingkungan dilalui dengan lebih akurat ketimbang sensor biasa.
Ada peluang mobil-mobil Cina untuk pasar Indonesia bakal dilengkapi sensor LiDAR di masa mendatang.
Pegiat keselamatan berkendara menilai, LiDAR tetap relevan untuk digunakan di Indonesia. Namun ada beberapa hal perlu jadi perhatian.
LiDAR hanya berfungsi sebagai alat untuk membantu sistem keselamatan dan pengemudi agar lebih awas, bukan dijadikan pengganti dalam mengoperasikan mobil.
“Pasti (LiDAR) sangat membantu pengendara. Tetapi tetap dalam pengawasan yang terus-menerus,” kata Sony.
Sebagai informasi, saat ini belum ada mobil listrik Cina di Indonesia dilengkapi tambahan sensor LiDAR.
Misalnya BYD, di negara asalnya sudah mulai mengimplementasikan sistem God’s Eye didukung LiDAR.
Di pasar Indonesia pada awal 2025 BYD justru memboyong Seal varian baru dengan teknologi suspensi DiSus-C atau Intelligent Damping Body Control System, alih-alih LiDAR.
Hadir di tipe tertinggi Performance, DiSus-C merupakan suspensi adaptif yang berfokus menambah kenyamanan berkendara.
Namun tidak menutup kemungkinan di masa mendatang pabrikan Cina mulai menggunakan LiDAR untuk lini kendaraan di Tanah Air.
Mengingat seiring berjalannya waktu, komponen pada teknologi LiDAR mulai mengalami penurunan harga bersamaan dengan masifnya penggunaan sensor itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI