Ini Insentif yang Bisa Bantu Dorong Penjualan Mobil Nasional
19 Februari 2025, 07:00 WIB
Aturan relaksasi PPnBM 100 persen yang diwacanakan oleh pemerintah ternyata tidak semudah aturan sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Program relaksasi PPnBM dalam meningkatkan penjualan kendaraan bermotor di Indonesia dinilai berhasil. Kenaikan penjualan mobil pun terlihat cukup melonjak khususnya untuk kendaraan yang mendapatkan program keringanan.
Keberhasilan yang ditorehkan pun membuat Kementerian Perindustrian berencana menerapkan kebijakan relaksasi PPnBM secara permanen. Namun tentunya tidak semua kendaraan bisa menikmati program tersebut.
Salah satu aturan relaksasi PPnBM yang menjadi tantangan adalah kendaraan harus memiliki lokal konten sebesar 80 persen. Syarat tersebut lebih berat bila dibanding aturan sebelumnya yaitu hanya 60 persen lokal konten atau selisih 20 persen lebih besar.
“Pemerintah sedang mempersiapkan secara berhati-hati dengan memperhitungkan cost and benefit, serta menyusun time frame-nya,” ungkap Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.
Selisih 20 persen pun mereduksi jumlah kendaraan yang berhak mendapatkan relaksasi PPnBM 100 persen. Tercatat hanya ada 11 model kendaraan bisa ikut serta dalam program tersebut.
Berikut adalah daftar mobil penerima relaksasi PPnBM 100 persen tahun depan
Meski demikian, brand otomotif masih memiliki kesempatan untuk melakukan pengembangan agar jumlah lokal kontennya terpenuhi. Sehingga bukan tidak mungkin jumlah penerima program akan menjadi lebih besar dibandingkan perkiraan saat ini.
Industri otomotif merupakan salah satu sektor terpenting dan merupakan kontributor utama terhadap PDB. Setidaknya terdapat 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun.
”Saat ini produk otomotif Indonesia telah berhasil diekspor ke lebih dari 80 negara. Selama Januari-Oktober 2021 tercatat sebanyak 235 ribu unit kendaraan CBU senilai Rp43 triliun, 79 ribu set CKD bernilai Rp1 triliun, dan 72 juta unit komponen dengan nilai sebesar Rp24 triliun,” sebutnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Februari 2025, 07:00 WIB
15 Januari 2025, 21:00 WIB
03 Januari 2025, 07:00 WIB
07 Desember 2024, 19:00 WIB
12 Juli 2024, 09:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara