Hyundai Tak Minat Ikut Perang Harga dengan Mobil Listrik China

Mobil listrik China serbu pasar Tanah Air dengan harga lebih terjangkau, Hyundai tak minat ikut perang harga

Hyundai Tak Minat Ikut Perang Harga dengan Mobil Listrik China
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Memasuki 2024 semakin banyak model mobil listrik China hadir di pasar otomotif Indonesia. Harga ditawarkan bisa dibilang kompetitif, beberapa mulai dari Rp 200 jutaan.

Hyundai sebagai salah satu produsen mobil listrik saat ini punya dua model yaitu Ioniq 5 dan Ioniq 6. Meski kemudian hadir model serupa dengan harga lebih rendah, Hyundai tidak tertarik ikut menurunkan banderol.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) justru enggan menyebut fenomena itu sebagai perang harga namun strategi setiap pabrikan.

“Kalau ditanya strategi Hyundai ke depan, pastinya kita harus agresif juga memperkenalkan produk baru. Kita akan isi layer-layer yang masih kosong,” ucap Frans di Senayan, Rabu (20/3).

Menjelajah Jakarta-Semarang Pakai Hyundai Ioniq 6
Photo : TrenOto

Cara lain untuk memperluas pasar menurut Frans tidak sebatas menetapkan harga kompetitif. Namun termasuk menyediakan ekosistem merata agar menambah ketenangan konsumen.

Pabrik asal Korea Selatan ini menyediakan ratusan charging station tersebar di Indonesia. Di area Jakarta tersedia di pusat-pusat perbelanjaan.

Menanggapi beberapa merek Tiongkok yang menurunkan banderol kendaraan listrik, Frans menegaskan pihaknya tidak akan melakukan hal serupa.

“Kalau lihat di GIIAS ada satu merek keluarkan harga Rp 189 jutaan, besok keluar lagi (kompetitor) Rp 188,9 juta. Hyundai tidak bermain seperti itu, kita dalam sisi product quality sama services termasuk ekosistem,” ujar Frans.

Bicara pasar otomotif di dalam negeri untuk kendaraan ICE atau bermesin bensin pilihannya lebih bervariasi, beda dari kendaraan listrik. Sehingga perang harga tersebut bisa dilihat sebagai strategi, memberi opsi kisaran harga sesuai kebutuhan berbagai lapisan konsumen.

“Pasar otomotif di Indonesia kalau ICE itu sudah saturated, model apapun ada,” jelas Frans.

Sebagai informasi Hyundai juga segera meluncurkan model mobil listrik terbaru yakni Kona Electric dalam waktu dekat.

Hyundai Kona EV Bisa Dipesan di IIMS 2024
Photo : KatadataOTO

Diperkenalkan tanpa harga di IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show), sejumlah tenaga penjual sudah buka pemesanan dan memberi bocoran harga mulai Rp 500 jutaan.

Kabar beredar Kona Electric nanti akan menjadi mobil listrik pertama dari Hyundai yang dirakit lokal. Maka harga diprediksi bisa semakin kompetitif.


Terkini

motor
Yamaha

Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan

Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha

komunitas
RoRI

Komunitas Motor RoRI Rayakan Satu Dekade, Siap Touring ke Malino

RoRI berencana menggelar touring lintas chapter pada bulan ini guna merayakan satu dekade mereka berdiri

news
Motor Listrik

KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN

Pengadaan ribuan motor listrik oleh BGN mendapat perhatian lebih dari KPK karena rawan tindak pidana korupsi

otopedia
mobil

5 Ciri Kerusakan Mobil yang Butuh Penanganan Serius

Mobil sebelum mengalami kerusakan biasanya menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu sehingga bisa diantisipasi

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 15 April 2026, Jangan Salah Jadwal

Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta 15 April 2026

SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 15 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran

Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026