Suzuki Jimny 5-Door Mulai Memikat Bagi Kaum Hawa di GIIAS 2026
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Harga Suzuki Jimny 5 pintu digoreng tenaga penjual kepada pelanggan yang ingin mendapat unit lebih cepat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Jimny 5 Pintu resmi diluncurkan di pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Ketika itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM menyebut bahwa harga jualnya mulai dari Rp 462 juta hingga Rp 478, 6 juta.
Namun rupanya harga tidak berlaku di lapangan karena para tenaga penjual justru menjualnya lebih tinggi. Tak tanggung-tanggung, mereka membanderol Suzuki Jimny lima pintu hingga diatas Rp 500 juta.
Harold Donnel, selaku 4W Marketing Director PT SIS mengakui bahwa hal itu benar terjadi. Namun dirinya menegaskan bahwa harga Suzuki Jimny lima pintu masih tetap seperti yang sudah disampaikan saat peluncurkan.
“Dalam industri otomotif kami mengacu Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Kami merekomendasikan harga retail Suzuki Jimny lima pintu di Jabotabek mulai dari Rp 462 juta hingga Rp 478,6 juta,” tegasnya.
Tingginya selisih harga menurutnya disebabkan tingginya minat masyarakat terhadap mobil tersebut. Banyaknya pelanggan yang ingin segera mendapatkan unit tanpa harus menunggu lama dijadikan kesempatan.
“Dalam koridor penjualan salah satu variabel kepuasan pelanggan yaitu estimasi pengiriman. Bila sesuai koridor membutuhkan waktu sekitar delapan bulan, sementara bila lebih cepat dari itu maka tidak sesuai,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan kami di IIMS 2024, para tenaga penjual memang sudah tidak lagi menawarkan unit dengan harga tinggi secara terang-terangan. Hanya mereka yang ingin mendapatkan mobil secara cepat diberi penawaran khusus.
“Inden sekitar enam bulanan dan bisa lebih lama. Kalau mau satu bulan maka ada kenaikan harga jadi Rp 530 juta,” ungkapnya pada KatadataOTO.
Perlu diketahui bahwa Suzuki Jimny lima pintu diimpor langsung dari India dengan memanfaatkan mesin berkode K15B. Guna menunjang kebutuhan offroad, pabrikan telah menyediakan tiga mode berkendara.
Pertama adalah 2H untuk di jalan normal dan diklaim mampu menjaga efisiensi bahan bakar. Mode kedua adalah 4H yang bisa diandalkan saat melewati jalan offroad dengan kecepatan kurang dari 100 km/jam.
Sementara mode terakhir yakni 4L buat digunakan di medan lebih ekstrem seperti jalan bebatuan atau berlumpur.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
21 Februari 2026, 07:00 WIB
10 Februari 2026, 20:30 WIB
08 Februari 2026, 21:00 WIB
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana