Modif Ekstrem Suzuki Jimny 5 Door Curi Perhatian di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Harga Suzuki Jimny 5 pintu digoreng tenaga penjual kepada pelanggan yang ingin mendapat unit lebih cepat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Jimny 5 Pintu resmi diluncurkan di pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Ketika itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM menyebut bahwa harga jualnya mulai dari Rp 462 juta hingga Rp 478, 6 juta.
Namun rupanya harga tidak berlaku di lapangan karena para tenaga penjual justru menjualnya lebih tinggi. Tak tanggung-tanggung, mereka membanderol Suzuki Jimny lima pintu hingga diatas Rp 500 juta.
Harold Donnel, selaku 4W Marketing Director PT SIS mengakui bahwa hal itu benar terjadi. Namun dirinya menegaskan bahwa harga Suzuki Jimny lima pintu masih tetap seperti yang sudah disampaikan saat peluncurkan.
“Dalam industri otomotif kami mengacu Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Kami merekomendasikan harga retail Suzuki Jimny lima pintu di Jabotabek mulai dari Rp 462 juta hingga Rp 478,6 juta,” tegasnya.
Tingginya selisih harga menurutnya disebabkan tingginya minat masyarakat terhadap mobil tersebut. Banyaknya pelanggan yang ingin segera mendapatkan unit tanpa harus menunggu lama dijadikan kesempatan.
“Dalam koridor penjualan salah satu variabel kepuasan pelanggan yaitu estimasi pengiriman. Bila sesuai koridor membutuhkan waktu sekitar delapan bulan, sementara bila lebih cepat dari itu maka tidak sesuai,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan kami di IIMS 2024, para tenaga penjual memang sudah tidak lagi menawarkan unit dengan harga tinggi secara terang-terangan. Hanya mereka yang ingin mendapatkan mobil secara cepat diberi penawaran khusus.
“Inden sekitar enam bulanan dan bisa lebih lama. Kalau mau satu bulan maka ada kenaikan harga jadi Rp 530 juta,” ungkapnya pada KatadataOTO.
Perlu diketahui bahwa Suzuki Jimny lima pintu diimpor langsung dari India dengan memanfaatkan mesin berkode K15B. Guna menunjang kebutuhan offroad, pabrikan telah menyediakan tiga mode berkendara.
Pertama adalah 2H untuk di jalan normal dan diklaim mampu menjaga efisiensi bahan bakar. Mode kedua adalah 4H yang bisa diandalkan saat melewati jalan offroad dengan kecepatan kurang dari 100 km/jam.
Sementara mode terakhir yakni 4L buat digunakan di medan lebih ekstrem seperti jalan bebatuan atau berlumpur.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 20:30 WIB
08 Februari 2026, 21:00 WIB
19 Januari 2026, 17:00 WIB
11 Januari 2026, 07:00 WIB
09 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 19:00 WIB
Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, balapan di Australia bakal digelar di sirkuit jalan raya Adelaide
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Alex Rins mengaku sempat menolak tawaran tim satelit Ducati, yakni Gresini Racing dan lebih memilih LCR Honda
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Adopsi kendaraan niaga bertenaga listrik terbilang rendah, Isuzu menanti dukungan lebih kuat dari pemerintah
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Debut iCar di Tanah Air berhasil menarik perhatian dengan desain booth menarik dan mobil bergaya hidup modern
19 Februari 2026, 14:00 WIB
Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal