Harga Mobil BMW Turun Demi Bisa Bersaing dengan Produk Cina

Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi

Harga Mobil BMW Turun Demi Bisa Bersaing dengan Produk Cina
Satrio Adhy

KatadataOTO – Para pabrikan mobil Eropa sepertinya sudah gerah dengan produk-produk dari Cina. Hal itu karena mengganggu pasar mereka.

Apalagi banyak kendaraan roda empat asal Tiongkok, ditawarkan dengan harga sangat terjangkau kepada para konsumen.

Situasi tersebut mendorong BMW untuk menyesuaikan strategi, seperti contoh menurunkan banderol produk mereka.

“BMW Cina secara resmi mengumumkan penyesuaian besar-besaran terhadap harga jual eceran yang direkomendasikan untuk lebih dari 30 model utama,” tulis laporan Carnewschina pada Senin (05/01).

Strategi BMW Gairah Pasar Mobil Premium di Akhir Tahun
Photo: KatadataOTO

Disebutkan bahwa kebijakan satu ini, sudah resmi diberlakukan sejak pergantian tahun atau 1 Januari 2026.

BMW diklaim mengambil langkah cukup berani. Sebab menurunkan banderol kendaraan roda empat dengan sangat agresif.

Sebagian besar harga mobil BMW mengalami penyesuaian sekitar 10 persen. Berlaku untuk model premium maupun kelas paling bawah.

Ambil contoh BMW i7 M70L semula dijual 1,899 juta yuan atau Rp 4,5 miliar, menjadi hanya 1,598 juta yuan setara Rp 3,8 miliar saja.

Jumlah tersebut cukup besar bagi sebuah produk asal Benua Biru, mengingat terdapat penurunan sekitar 16 persen.

Kemudian penurunan harga mobil BMW paling besar terjadi di model iX1 eDrive25L. Pada 2025 diniagakan 299.900 yuan setara Rp 717,9 juta.

Akan tetapi pada tahun ini, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) itu bisa didapatkan para konsumen dengan dana Rp 545,8 juta atau terkoreksi 24 persen.

Bukan Perang Harga

Di sisi lain BMW menampik jika menerapkan strategi membanting banderol lini produk mereka. Akan tetapi langkah tersebut dikatakan sebagai peningkatan nilai secara sistematis.

Pabrikan asal Jerman tersebut menilai, keputusan di atas merupakan langkah agar bisa tetap kompetitif di pasar Tiongkok.

Selain untuk meningkatkan daya saing di Cina, strategi ini juga diharapkan membuat lebih banyak konsumen tertarik membeli kendaraan roda empat BMW.

Penjualan Mobil Mewah, BMW
Photo: KatadataOTO

Memang tidak bisa dipungkiri, perang harga di Cina berlangsung sangat sengit. Banyak pabrikan memangkas keuntungan dari penjualan.

Hal ini dilakukan demi menghadirkan produk-produk dengan banderol sangat terjangkau. Tentu strategi ini dinilai tidak sehat.

Mengingat beberapa pabrikan tidak bisa meraih banyak keuntungan, artinya keberlangsungan bisnis mereka di masa depan bisa terganggu.


Terkini

motor
Yamaha Nmax

Fitur Yamaha NMAX Turbo yang Bikin Jadi Primadona

Yamaha NMAX Turbo memiliki sejumlah fitur andalan yang jadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya

motor
Yamaha Nmax

Yamaha NMAX Jadi Pilihan Tepat Penunjang Gaya Hidup Modern

Skutik Yamaha NMAX ramaikan Mangkunegaran Run 2026 yang berlangsung di Solo, jadi opsi mobilitas pilihan

mobil
Jetour

Jetour Bakal Ikut Ramaikan Persaingan PHEV di RI, Bawa T1 i-DM

Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour

otosport
MotoGP Italia 2026

Jadwal MotoGP Italia 2026: Skuad Ducati Dalam Mode Darurat

Ducati bakal menjalani MotoGP Italia 2026 dengan beberapa pembalap yang absen, seperti Alex serta Marc Marquez

mobil
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 26 Mei, Ada di 5 Tempat

Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 26 Jakarta 2026

Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap

mobil
Mobil listrik Wuling

Wuling Daftarkan Mobil Listrik Baru, Air ev Versi Empat Pintu

Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev

mobil
Toyota GR Yaris

Toyota GR Yaris Dapat Penyegaran, Inspirasi Dari Dunia Balap

New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran