Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi

Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

KatadataOTO – Pemerintah belum kunjung menurunkan insentif otomotif untuk 2026. Subsidi itu masih ditunggu oleh berbagai pihak khususnya manufaktur kendaraan ramah lingkungan.

Di tahun sebelumnya, insentif otomotif terbukti jadi salah satu faktor utama konsumen tertarik membeli mobil listrik.

Penjualan mobil listrik perlahan tumbuh seiring kehadiran banyak model baru. Lalu insentif khusus kendaraan impor yang memenuhi persyaratan juga berperan menekan harga jual mobil.

Namun sampai sekarang belum ada informasi kelanjutan insentif. Pengamat menilai sebenarnya ada alternatif yang bisa dilakukan untuk mempertahankan tren positif kendaraan ramah lingkungan.

Wholesales Mobil Listrik Oktober 2025, Tembus 13 Ribu Unit
Photo: BYD

“Di level kebijakan, pemerintah sebenarnya bisa menggeser fokus dari subsidi tunai ke insentif non-tunai dan kepastian aturan,” kata Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO belum lama ini.

Kebijakan yang dimaksud serupa dengan pembebasan aturan ganjil genap untuk pengguna mobil listrik di area Jakarta.

Regulasi lain bisa diterapkan terkhusus di Ibu Kota misalnya kemudahan mencari area parkir, lalu infrastruktur pengisian daya yang terjangkau dan tersebar merata.

Di samping insentif, kepastian aturan dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri. Meskipun tampaknya tidak akan sesignifikan pemberian subsidi.

“Jika stimulus otomotif tidak diberikan, penjualan mobil tahun ini kemungkinan lebih dekat ke skenario datar atau naik tipis, bukan lonjakan,” kata Josua.

Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya daya beli masyarakat ditambah kendala cicilan, serta sensitivitas harga di segmen utama.

Dengan kemungkinan perubahan harga mobil listrik khususnya unit impor seperti dari BYD, pergeseran minat terhadap kendaraan ramah lingkungan mungkin terjadi di tahun ini.

VinFast
Photo: KatadataOTO

Sebagai informasi, sejumlah merek memanfaatkan insentif mobil listrik impor sebagai tahap awal penjualan kendaraan sebelum melakukan perakitan lokal.

Selain BYD, VinFast turut menjadi penerima subsidi. Saat ini pabrik mereka sudah mulai beroperasi dan akan memproduksi VF 3 disusul model-model lain.

Citroen ikut menerima bantuan itu dan mulai merakit lokal mobil listrik e-C3 di fasilitas produksi milik Indomobil Group.


Terkini

motor
Alva

Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Jarak Tempuh Lebih Jauh

Alva N3 Next Gen ditawarkan dengan dua opsi pembelian, yakni kepemilikan baterai atau sewa penampung daya

mobil
MGS5 EV

Harga MGS5 EV Mulai Rp 333,9 Juta Untuk 1.500 Konsumen Pertama

MGS5 EV dipasarkan dengan harga khusus untuk menggoda para calon pengunjung pameran otomotif IIMS 2026

mobil
Icar V23

ICar V23 Debut di IIMS 2026, Tampilkan Edisi Khusus

ICar V23 akhirnya tampil di IIMS 2026 dengan harapan bisa lebih cepat dikenal oleh masyarakat Indonesia

news
V-KOOL

V-KOOL Secara Resmi Meluncurkan PPF Luxor Diamond di IIMS 2026

V-KOOL rayakan hari jadi ke-8 dengan meluncurkan produk PPF terbaru dengan nama Luxor Diamond di IIMS 2026

mobil
GWM Tank 500 Diesel

GWM Tank 500 Diesel Meluncur di IIMS 2026, Harga Dari Rp 799 Juta

GWM Tank 500 Diesel resmi hadir di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan khususnya dari sisi kenyamanan

mobil
Bridgestone

Bridgestone Kembali Menjadi Official Tire Partner IIMS 2026

Bridgestone Indonesia rayakan usia ke 50 di Tanah Air dengan memanfaatkan momen pameran otomotif IIMS 2026

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Harga Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026, Mulai Rp 300 Jutaan

Setelah berlaku banderol khusus Rp 299 juta, harga Toyota Veloz Hybrid resmi diumumkan di ajang IIMS 2026

mobil
Destinator

Mitsubishi Destinator dan Xforce Edisi Spesial Hadir di IIMS 2026

Dua SUV edisi spesial Mitsubishi Motor meluncur di IIMS 2026 dengan balutan beberapa aksesoris khusus