Handal Bakal Produksi Enam Merek Mobil Baru di Purwakarta

Menurut Jongkie pabrik baru Handal bakal beroperasi pada awal 2025 dengan memproduksi enam merek baru

Handal Bakal Produksi Enam Merek Mobil Baru di Purwakarta
Satrio Adhy

KatadataOTO – HIM (Handal Indonesia Motor) terus meningkatkan kapasitas produksinya. Terkini mereka sedang menyiapkan pabrik baru di Purwakarta, Jawa Barat.

Fasilitas produksi tersebut diperkirakan bakal rampung pada 2 Desember mendatang. Kemudian mulai beroperasi di awal 2025.

“Nanti kami akan menyusun pembagian produksi antara pabrik lama dan baru,” ujar Jongkie Sugiarto, Wakil Komisaris Utama HIM di GJAW 2024.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa pabrik anyar Handal direncanakan beroperasi sekitar Februari sampai Maret 2025.

Chery Coba Peruntungan di Eropa, Bakal Pakai Pabrik Bekas Nissan
Photo : Chery

Kemudian buat target kapasitas penuh pada Juli 2025. Jadi mampu merakit lebih banyak kendaraan roda empat di Purwakarta, Jawa Barat.

“Model yang bodinya sudah dicat akan diproses di fasilitas baru. Semua disesuaikan dengan kebutuhan merek juga model kendaraan,” lanjut dia.

Jongkie juga mengatakan bahwa Handal Indonesia Motor mendapatkan sejumlah klien baru buat dirakit di sana.

“Insha Allah kita yang baru itu sudah ada enam merek lagi,” dia menambahkan.

Meski begitu Jongkie masih belum mau membeberkan siapa saja merek-merek atau produsen kendaraan roda empat diproduksi di Purwakarta.

Ia hanya menyebut bahwa pabrik HIM di Purwakarta akan menjadi tulang punggung, khususnya untuk model yang dirakit dengan skema CKD (Completely Knocked Down) serta SKD (Semi Knocked Down).

“Ada macam-macam ya (Mobil baru diproduksi di Handal), seperti ICE (Internal Combustion Engine) maupun listrik. Jadi cukup ramai tahun depan,” tegas Jongkie.

Sebagai informasi, pabrik anyar Handal bertempat di kawasan IIP (Integrated Industrial Park), dengan luas lahan sekitar 38 hektar.

Jadi jauh lebih besar dibandingkan dengan fasilitas produksi di Pondok Ungu, Bekasi yang hanya memiliki luas 12 hektar.

Dengan begitu fasilitas mereka diklaim mampu mempunyai kapasitas tiga kali lebih besar, yakni merakit 90 ribu kendaraan roda empat per tahun.

Neta Akan Jadikan RI Basis Produksi di Asia Tenggara
Photo : KatadataOTO

Buat pabrik di Bekasi, disebut sudah penuh karena merakit tiga merek mobil asal China, yakni Chery, Neta sampai Jetour.

Lalu empat merek anyar asal Tiongkok turut memanfaatkan fasilitas produksi Handal. Seperti BAIC, Zeekr, Xpeng serta Geely.

Dengan begitu kian beragam kendaraan roda empat yang akan dibuat di Tanah Air dalam waktu dekat.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E