MG Tunggu Aturan Teknis Insentif Mobil Listrik 2026
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Ford berniat memanfaatkan fasilitas milik Handal, sebelum membuat pabrik sendiri di Indonesia pada 2028
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah pabrikan mobil akan mulai melakukan produksi di Indonesia. Salah satu yang gencar dibicarakan adalah Ford-RMA Indonesia.
Sebelum memiliki fasilitas produksi sendiri, kabarnya produsen satu ini bakal berkolaborasi dengan Handal Indonesia Motor (HIM).
Handal pun memberikan komentar, terkait dengan rencana dari Ford tersebut.
"Saya bilang ada pembicaraan-pembicaraan dengan beberapa merek," ungkap Jongkie D. Sugiarto, Wakil Komisaris Utama HIM di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Sayang Jongkie masih malu-malu, membocorkan rencana besar Handal tersebut.
Sebab saat ini semua masih dalam proses. Sehingga ia tidak bisa membuka kabar kerja sama dengan Ford.
"Soal kapannya (deal kerja sama) kan tergantung dia," lanjut Jongkie.
Meski begitu, Ford disebut sudah sempat mengunjungi pabrik Handal. Mereka melihat berbagai fasilitas yang ada di sana.
Kemudian juga melihat-lihat merek mobil apa saja yang diproduksi di sana. Sehingga bisa lebih mengenal Handal.
"Tapi dia udah declare waktu itu. Handal udah seribu lebih orangnya (jumlah karyawan)," tegas Jongkie.
Sebagai informasi, Ford memang sudah menunjukkan niat untuk meramaikan pasar mobil baru di Indonesia.
Mereka bahkan disebut-sebut siap memperluas jaringan diler di dalam negeri, meningkatkan impor CBU serta menyiapkan fondasi untuk memulai perakitan lokal pada 2028.
Ford juga meminta pandangan dari pemerintah mengenai arah kebijakan industri, investasi, perdagangan serta fiskal.
Sehingga Ford dapat menentukan arah bisnis mereka, dalam beberapa tahun ke depan.
Keputusan Ford untuk berinvestasi di dalam negeri pun disambut banyak pihak. Termasuk datang dari jajaran menteri Presiden Prabowo Subianto.
Kendati demikian, Ford tidak mau langsung tancap gas. Sebab masih ada beberapa isu teknis yang harus dirampungkan.
Mulai dari kebijakan pemerintah sampai teknologi yang mereka gunakan. Hal ini agar memperlancar rencana Ford.
Selain itu, Ford turut memaparkan roadmap impor CBU pada 2024-2027. Lalu masih ada rencana investasi untuk fase awal industri lokal senilai Rp 76 miliar.
Ditambah dukungan jaringan diler sebesar Rp 25 miliar. Sehingga mereka dapat berakselerasi lebih agresif.
Produsen kendaraan roda empat itu juga membahas, beberapa kebijakan dengan pemerintah.
Semisal regulasi untuk double cabin serta SUV, proses sertifikasi hingga perkembangan negosiasi tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Indonesia memang dinilai menjadi salah satu negara yang ideal, buat Ford menanamkan uang mereka.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 19:00 WIB
05 Mei 2026, 20:37 WIB
29 April 2026, 13:00 WIB
29 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil