Menanti Kabar Kedatangan Toyota Veloz Hybrid di Pasar Indonesia

TAM mulai memberi sinyal-sinyal kedatangan Toyota Veloz Hybrid buat pasar Indonesia dalam waktu dekat

Menanti Kabar Kedatangan Toyota Veloz Hybrid di Pasar Indonesia
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 26 November 2024 | 09:00 WIB

KatadataOTO – Pasar mobil hybrid di Indonesia memang cukup seksi untuk dirambah. Tak terkecuali bagi pihak TAM (Toyota Astra Motor).

Sebab manufaktur asal Jepang ini dikabarkan tengah menyiapkan satu kendaraan ramah lingkungan baru buat konsumen di Tanah Air.

“Perihal produk baru saya tidak bisa berkomentar, yang dapat dikatakan adalah Toyota Innova Zenix dan Yaris Cross Hybrid bukan tipe terakhir,” ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM di GJAW 2024.

Lebih jauh Anton menjelaskan bahwa masih ada lagi mobil hybrid Toyota yang sedang dipersiapkan buat dipasarkan.

Skema cicilan Toyota Veloz
Photo : Toyota

“Kita sedang pelajari terus dan serius mempersiapkan produk-produk yang dirakit di dalam negeri, hybrid lebih terjangkau,” tutur dia.

Namun ketika ditanya apakah kemungkinan produk barunya adalah Toyota Veloz Hybrid, Anton masih malu-malu buat mengakui.

Dia menuturkan belum bisa memberikan banyak pendapat mengenai kabar di atas, sehingga konsumen harus bersabar sedikit.

“Masih banyak hal yang belum konfirmasi serta belum dapat kami sampaikan, akan tetapi arahnya ke sana,” tegas Anton.

Sebagai informasi, saat ini mobil hybrid paling terjangkau dari mereka adalah Toyota Yaris Cross. Kendaraan tersebut diniagakan di angka Rp 440,6 jutaan.

Jika melihat fakta di atas, ada kemungkinan jenama asal negeri matahari terbit itu sedang menyiapkan kendaraan roda ramah lingkungan berbanderol Rp 300 jutaan.

Hal itu diperkuat dengan munculnya kode mesin W102RE-LBVFJ pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8 tahun 2024 Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat tahun 2024.

Di dalamnya tercatat ada dua model yang diduga Toyota Veloz Hybrid, yakni W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT serta W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS. W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT.

Kemudian dijelaskan bahwa NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) untuk W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT adalah Rp 264 juta.

Sementara buat kode W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS. W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT nilai jualnya Rp 284 jutaan.

Skema cicilan Toyota Veloz
Photo : Toyota

Akan tetapi angka di atas bukan harga pasti ketika dilepas ke pasaran. Sebab banderol umumnya akan lebih tinggi dari NJKB tersebut.

Sebelumnya pada beberapa waktu lalu Anton sempat menepis kabar kode NJKB Toyota Veloz Hybrid terdaftar.

“Unit itu kan banyak faktor untuk didaftarkan, apakah untuk studi, dijual, banyak possibility ya,” Anton menutup perkataannya.


Terkini

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana

mobil
Denza B5

Denza B5 Jadi SUV Offroad Premium, Siap Goda Konsumen

Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut

mobil
UFilm

UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5

Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi

mobil
Jetour

Terbongkar Penyebab Kebakaran Jetour T2 di Tol Jagorawi

Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT