KTB Serahkan Truk Listrik Fuso eCanter ke Konsumen di GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
Generasi kedia Fuso eCanter meluncur dengan beragam pengembangan menarik dan siap untuk masuk ke Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Generasi terbaru dari Fuso eCanter meluncur di Jepang. Beragam pengembangan telah dilakukan untuk memastikan kendaraan komersial listrik ini bisa memenuhi kebutuhan bisnis di seluruh dunia.
Karl Deppen, President and CEO of Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation mengatakan bahwa Fuso eCanter bisa menjadi solusi atas polusi saat ini. Pasalnya kendaraan tersebut tidak mengeluarkan emisi gas buang.
“Sektor transportasi menyumbang 19 persen dari emisi CO2 sementara kendaraan komersial bertanggung jawab atas 42 persen di antaranya. Fuso ingin menjadi bagian dari solusi dan jawabannya sederhana, kami harus memproduksi truk rendah emisi,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa Fuso eCanter saat ini sudah tersebar di beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Selandia Baru. Setidaknya sudah lebih dari 6 juta km sudah dilalui sehingga jumlah negara pengguna akan semakin meningkat.
“Kami telah mempersiapkan skala produksi besar Fuso eCanter yang akan hadir di seluruh Jepang tahun depan. Untuk pasar internasional, kami siap membawanya ke Singapura, Hong Kong, Indonesia, Australia dan Selandia Baru,” tambahnya.
Fuso eCanter akan hadir lebih dari 100 varian untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh dunia. Untuk di Jepang, Fuso menghadirkan truk Gross vehicle weight (GVW) 5 hingga 8 ton sementara di beberapa negara dimulai dari GVW 4.25 ton.
Meski membutuhkan ruang untuk baterai, Fuso menegaskan bahwa mereka berhasil mendesain sasis baru. Dengan demikian, meski ukuran baterai tetap besar, kapasitas angkut kendaraan tidak berkurang.
Tak hanya itu, pengembangan juga dilakukan pada baterai yang kini kapasitasnya disesuaikan dengan jenisnya. Untuk kendaraan GVW 6 ton akan mendapatkan baterai berkapasitas 41 kWh, cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 80 km.
Sedangkan untuk truk GVW 7.5 ton dibekali baterai berkapasitas 83 kWh dengan jarak tempubh 140 km. Kemudian, truk GVW 8 ton dilengkapi oleh baterai 124 kWh yang mampu memenuhi kebutuhan berkendara hingga 200 km.
Untuk pengisian daya pun pelanggan bisa menyesuaikan menggunakan penguisian normal atau fast charging. Sama seperti mobil listrik lain, Fuso eCanter juga bisa dijadikan sumber listrik saat bencana alam terjadi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
13 Agustus 2025, 16:00 WIB
25 Juli 2025, 17:09 WIB
12 Desember 2024, 13:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika