Mitsubishi Fuso Kuasai Pasar Kendaraan Komersial di Juli 2025
13 Agustus 2025, 16:00 WIB
Generasi kedia Fuso eCanter meluncur dengan beragam pengembangan menarik dan siap untuk masuk ke Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Generasi terbaru dari Fuso eCanter meluncur di Jepang. Beragam pengembangan telah dilakukan untuk memastikan kendaraan komersial listrik ini bisa memenuhi kebutuhan bisnis di seluruh dunia.
Karl Deppen, President and CEO of Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation mengatakan bahwa Fuso eCanter bisa menjadi solusi atas polusi saat ini. Pasalnya kendaraan tersebut tidak mengeluarkan emisi gas buang.
“Sektor transportasi menyumbang 19 persen dari emisi CO2 sementara kendaraan komersial bertanggung jawab atas 42 persen di antaranya. Fuso ingin menjadi bagian dari solusi dan jawabannya sederhana, kami harus memproduksi truk rendah emisi,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa Fuso eCanter saat ini sudah tersebar di beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Selandia Baru. Setidaknya sudah lebih dari 6 juta km sudah dilalui sehingga jumlah negara pengguna akan semakin meningkat.
“Kami telah mempersiapkan skala produksi besar Fuso eCanter yang akan hadir di seluruh Jepang tahun depan. Untuk pasar internasional, kami siap membawanya ke Singapura, Hong Kong, Indonesia, Australia dan Selandia Baru,” tambahnya.
Fuso eCanter akan hadir lebih dari 100 varian untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh dunia. Untuk di Jepang, Fuso menghadirkan truk Gross vehicle weight (GVW) 5 hingga 8 ton sementara di beberapa negara dimulai dari GVW 4.25 ton.
Meski membutuhkan ruang untuk baterai, Fuso menegaskan bahwa mereka berhasil mendesain sasis baru. Dengan demikian, meski ukuran baterai tetap besar, kapasitas angkut kendaraan tidak berkurang.
Tak hanya itu, pengembangan juga dilakukan pada baterai yang kini kapasitasnya disesuaikan dengan jenisnya. Untuk kendaraan GVW 6 ton akan mendapatkan baterai berkapasitas 41 kWh, cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 80 km.
Sedangkan untuk truk GVW 7.5 ton dibekali baterai berkapasitas 83 kWh dengan jarak tempubh 140 km. Kemudian, truk GVW 8 ton dilengkapi oleh baterai 124 kWh yang mampu memenuhi kebutuhan berkendara hingga 200 km.
Untuk pengisian daya pun pelanggan bisa menyesuaikan menggunakan penguisian normal atau fast charging. Sama seperti mobil listrik lain, Fuso eCanter juga bisa dijadikan sumber listrik saat bencana alam terjadi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2025, 16:00 WIB
25 Juli 2025, 17:09 WIB
12 Desember 2024, 13:00 WIB
09 November 2024, 11:00 WIB
17 September 2024, 14:00 WIB
Terkini
02 Desember 2025, 21:32 WIB
Target penjualan mobil baru resmi direvisi dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada jelang akhir tahun
02 Desember 2025, 19:13 WIB
Menperin menilai insentif untuk industri otomotif pada 2026 sangat penting, sebab dapat membawa dampak positif
02 Desember 2025, 18:00 WIB
Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 akan dijadikan sebagai tempat debut dari iCar di Tanah Air
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil listrik nasional Malaysia, Perodua QV-E resmi debut dengan skema sewa baterai seharga Rp 300 jutaan
02 Desember 2025, 16:00 WIB
Baru meluncur, pengiriman skutik all new Honda Vario 125 sudah dimulai sehingga konsumen tak perlu inden
02 Desember 2025, 15:16 WIB
Kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya tetapi membaik, Daihatsu ungkap persyaratan kredit mulai melonggar
02 Desember 2025, 14:00 WIB
Insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, VinFast fokus rakit lokal di 2026 dan berencana ekspor
02 Desember 2025, 13:00 WIB
Chery telah mempertimbangkan beberapa skenario untuk bisa memiliki pabrik di Indonesia agar produksi bisa optimal