UD Trucks Bakal Utus Sopir Terbaik ke Jepang Ikut EMC Global
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks mengaku masih belum tertarik merambah segmen truk listrik, mereka justru fokus untuk hidrogen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tantangan elektrifikasi tidak hanya dihadapi oleh motor dan mobil saja. Namun segmen kendaraan niaga juga tidak luput dari dampaknya.
Melihat hal tersebut UD Trucks memberikan komentar. Manufaktur satu ini mengatakan kalau mereka sudah siap masuk ke era elektrifikasi.
“UD Trucks di Jepang kita sedang menyiapkan itu, terkait prototype sudah dilakukan dan punya produk yang beroperasi di sana meskipun baru Light Duty,” ujar Handi Lim, Vice President Directo, Marketing and After Sales Service Director UD Truck Indonesia di Jakarta, Selasa (10/11).
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa mereka turut mengembangkan buat Heavy Duty sampai sekarang. Hal tersebut karena truk listrik memerlukan baterai dengan daya tahan cukup panjang.
Sehingga studi pembuatan kendaraan niaga setrum yang memadai memerlukan waktu cukup lama. Apalagi bagi pasar di Tanah Air.
“Secara kesiapan memang sudah siap, sebab arahnya saat ini ke sana (truk listrik),” Handi menuturkan.
Di sisi lain UD Trucks turut menyiapkan sejumlah inovasi baru. Ambil contoh dengan menciptakan kendaraan niaga berbahan bakar hidrogen.
Bahkan produk satu ini menjadi konsentrasi penuh bagi mereka. Pasalnya dinilai lebih cocok untuk konsumen yang ada di Indonesia.
Sebab biasanya truk di sini digunakan buat berbagai kegiatan seperti mengangkut barang-barang berat. Lalu dipakai untuk menempuh jarak jauh.
Seperti antar kota, provinsi bahkan tidak jarang dari pulau ke pulau. Sehingga UD Trucks lebih tertarik menggarap truk berbahan bakar hidrogen.
“Selain itu karena mereka melihat kendaraan hidrogen ada potensi lebih efisien daripada elektrifikasi,” tegas Handi.
Di sisi lain PT KTB (Krama Yudha Tiga Berlian) Fuso menjadi manufaktur pertama yang menjual truk listrik di Indonesia, yakni eCanter.
Kendaraan niaga setrum satu ini sudah bisa dibeli oleh konsumen di dalam negeri. Apalagi dibekali baterai berkapasitas 83 kWh.
Konfigurasi di atas sanggup menyediakan daya jelajah eCanter sampai 140 km dalam satu kali pengisian daya. Namun angkanya bisa dibilang masih kurang buat sejumlah konsumen.
Fuso pun mengaku tengah pertimbangkan tambahan jarak tempuh eCanter agar semakin memudahkan konsumen sesuai kebutuhan.
Hal itu dilakukan karena konsumen membutuhkan kendaraan niaga listrik dengan jarak tempuh memadai. Karena jarak antar kota terbilang jauh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:00 WIB
06 Agustus 2026, 18:12 WIB
05 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan