Mitsubishi Fuso Kuasai Pasar Kendaraan Komersial di Juli 2025

Mitsubishi Fuso berhasil mencatatkan hasil positif di Juli 2025 dengan menguasai 60 persen pasar Light Duty Truck

Mitsubishi Fuso Kuasai Pasar Kendaraan Komersial di Juli 2025
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), APM Mitsubishi Fuso di Indonesia, berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 43,6 persen pada Juli 2025. Pencapaian ini diklaim sebagai bukti kepercayaan masyarakat terhadap produk mereka.

Adapun penjualan kendaraan masih disokong oleh Mitsubishi Fuso Canter yang berada di segmen Light Duty Truck (LDT). Model tersebut bahkan menguasai 60 persen pasar pada Juli 2025.

Kemudian, Fighter-X di segmen Medium Duty Truck (MDT) juga diklaim mencatatkan hasil positif, dengan pangsa pasar sebesar 16,7 persen pada periode yang sama.

Jika ditotal sejak Januari hingga Juli 2025, Mitsubishi Fuso telah meraih 39 persen pangsa pasar dan menjadi market leader. Kontribusi penjualan terbesar berasal dari sektor logistik dan perkebunan kelapa sawit.

Fuso di GIIAS 2025
Photo : KatadataOTO

“Saat ini pasar bergerak sangat dinamis, sehingga kami harus jeli dalam melihat peluang yang ada di lapangan,” ungkap Sudaryanto, General Manager of Business Communication PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, dalam keterangan resminya (13/08).

Tekanan yang ada di industri otomotif membuat mereka merasa perlu memaksimalkan setiap peluang, termasuk menggelar beragam promo guna memudahkan pelanggan melakukan pembelian.

“Dalam rangka perayaan 55 tahun, kami akan meluncurkan berbagai paket penjualan untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen. Tujuan kami jelas, yaitu mempertahankan kepemimpinan pasar dan terus menjadi mitra bisnis andalan bagi pembangunan Indonesia,” pungkas Sudaryanto.

Hadirkan Inovasi Baru

Tak hanya menghadirkan kemudahan, Mitsubishi Fuso juga melakukan berbagai pengembangan. Pada ajang GIIAS 2025, mereka menampilkan beberapa inovasi.

Pertama adalah kehadiran EV Mobile Charger untuk pengguna truk listrik Mitsubishi Fuso eCanter. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dan rasa aman bagi para pengguna eCanter.

Fuso Pertimbangkan Tambah Jarak Tempuh eCanter
Photo : KatadataOTO

Kemudian, turut hadir di booth varian Fighter-X FM65F Tractor Head 4x2 dengan Black Edition Cabin yang memberikan nuansa gagah pada area interior. Model ini dibekali mesin bertenaga 268 hp guna menopang beban sesuai peruntukan kendaraan.

Untuk meningkatkan keselamatan berkendara, Mitsubishi Fuso juga telah memasang rem ABS guna mendukung deselerasi kendaraan.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 1 April 2026

Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku

news
Sim keliling bandung

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal April 2026

Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

mobil
Chery QQ3 EV

Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan

Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan

mobil
Mobil listrik

Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan

Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan

mobil
Honda 0 Alpha

Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya

HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan

motor
Suzuki Burgman Street 125EX

Ribuan Suzuki Burgman Direcall Akibat Potensi Kerusakan Rem

Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa