Penyesuaian Harga LCGC Jelang Akhir Januari, Brio Naik Rp 4 Juta
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Gaikindo tegaskan kenaikan harga LCGC adalah 5 persen karena tingginya biaya produksi kendaraan sekarang ini
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Gaikindo tegaskan kenaikan harga LCGC adalah 5 persen, bukan 5 juta seperti yang diberitakan sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Yohannes Nangoi Ketua Umum Gaikindo beberapa waktu lalu.
Ia menyampaikan bahwa aturan yang berlaku sudah tidak relevan karena telah terjadi peningkatan biaya baik dari produksi maupun bahan baku. Kondisi ini dinilai telah memberatkan para produsen kendaraan.
“LCGC harganya dipatok dan ini sudah sekian tahun lalu, semua sudah megap-megap. Jadi kemarin kita diskusi dengan kementerian untuk memberi keringanan agar bisa naik yaitu sebesar 5 persen,” tegasnya.
Ia pun mengakui bahwa untuk bisa bertahan di segmen LCGC tidaklah mudah karena aturannya ketat. Tak mengherankan bila banyak perusahaan yang akhirnya mundur dari kompetisi.
“Mungkin bisa saling menutupi dari produk lain tetapi lama kelamaan tidak akan bertahan. Karena memang susah bila mobil sudah dibatasi makanya yang masih ada saat ini harus diperhitungkan karena banyak diminati,” ungkapnya.
Meski demikian Ia mengakui bahwa segmen LCGC di Indonesia masih cukup besar. Pasalnya sepanjang 2022, segmen tersebut menguasai 15 persen dari total penjualan kendaraan Tanah Air.
“LCGC tahun lalu menyumbang 15 persen dari total penjualan jadi sekitar 150.000 dari 1 juta. Berartikan volumenya masih tinggi,” ungkapnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa kemenperin memastikan untuk tetap mendorong LCGC di Tanah Air. Pasalnya mobil tersebut dianggap membantu pemerintah menekan impor BBM tanpa mengurangi mobilitas masyarakat.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan LCGC periode Januari-Desember 2022 secara wholesales tercatat sebanyak 158.208 unit. Sedangkan di Januari 2023 penjualan LCGC secara wholesales tercatat sebanyak 20.701 unit.
Sebagai informasi Daihatsu Sigra menjadi terlaris pada bulan lalu. Produk ini tercatat laris hingga 6.644 unit. Lalu di urutan kedua bertengger Honda Brio laku 6.495 unit. Jumlahnya meningkat 43 persen dibandingkan sebelumnya.
Kemudian Toyota Calya ada di posisi ketiga dengan catatan penjualan 3.680 unit disusul Daihatsu Ayla 2.235 unit. Di peringkat terbawah ada Toyota Agya dengan penjualan 1.647 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Januari 2026, 07:00 WIB
08 September 2025, 10:00 WIB
22 Mei 2025, 14:00 WIB
14 April 2025, 08:00 WIB
13 Maret 2025, 14:00 WIB
Terkini
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max