Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Kemenperin memastikan harga mobil lcgc bakal naik sebanyak Rp5 juta pada tahun ini guna menyesuaikan tarif produksi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kemenperin (Kementerian Perindustrian) berencana menaikan harga mobil LCGC (Low Cost Green Gar) pada 2023. Menurut Taufik Bawazier, Direktur Jenderal ILMATE langkah itu diambil agar bisa memberi dukungan bagi tumbuhnya industri otomotif di Indonesia.
Memang penjualan kendaraan pada 2022 meningkat sebesar 10.67 persen. Jumlah tersebut berada di atas angka pertumbuhan industri pengolahan yaitu 5.01 persen.
Berangkat dari hal itu harga patokan kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau LCGC akan mengalami penyesuaian yang semula lima persen dikoreksi menjadi Rp5 juta. Angkanya merupakan hasil persetujuan bersama perusahaan terkait.
“Pemerintah memahami bahwa ada peningkatan cost of production pada produksi kendaraan KBH2, kenaikan bahan baku serta biaya logistik mengakibatkan diperlukannya penyesuaian tersebut,” ujar Taufik di laman resmi Kemenperin.
Harga mobil LCGC bakal naik tertuang dalam Peraturan Menperin Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.
“Seperti yang disampaikan Bapak Menteri Perindustrian, besaran penyesuaian tidak boleh di atas inflasi sehingga tak memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Adapun segmen tersebut dinilai masih akan tetap prospektif terlebih dengan adanya investasi baru dari sejumlah pabrikan otomotif. Pasar kendaraan hemat dan terjangkau itu masih tinggi, sekitar 19-20 persen.
Jadi harga mobil LCGC bakal naik Rp5 juta diyakini masih dalam batas wajar. Sehingga tetap masuk ke dalam banderol yang diminati oleh masyarakat.
Kemenperin pun berencana tetap mendorong LCGC untuk mendukung efisiensi bahan bakar dalam teknologi kendaraan tersebut guna mengurangi impor BBM.
Menyitat data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) pada Januari-Desember 2022 penjualan mobil LCGC secara wholesales (pabrik ke diler) tercatat sebanyak 158.208 unit.
Sedangkan di Januari 2023 penjualan LCGC secara wholesales tercatat sebanyak 20.701 unit. Tentu menunjukan minat masyarakat yang tinggi dalam segmen itu
Sebagai informasi Daihatsu Sigra menjadi terlaris pada bulan lalu. Produk ini tercatat laris hingga 6.644 unit.
Lalu di urutan kedua bertengger Honda Brio laku 6.495 unit. Jumlahnya meningkat 43 persen dibandingkan sebelumnya.
Kemudian posisi selanjutnya terdapat Toyota Calya mencatatkan penjualan 3.680 unit. Berikutnya Daihatsu Ayla menempati posisi keempat dengan penjualan 2.235 unit
Toyota Agya di angka penjualan 1.647 unit yang menghuni posisi terakhir penjualan LCGC pada Januari 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 11:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
27 Desember 2025, 11:00 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
18 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV