Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Melihat besarnya potensi, Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai pilihan baru
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Potensi kendaraan listrik di Indonesia dinilai Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sangat besar. Bahkan besarnya pasar tidak terbatas pada motor atau mobil penumpang namun juga pada segmen komersial.
Hal ini disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo beberapa waktu lalu. Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk mengatasi adanya penyusutan sumber daya.
“Kita memiliki pemikiran serta kekhawatiran yang sama mengenai keberlanjutan perubahan tenaga, dalam hal ini bahan bakar. Maka dari itu kita mencari sumber tenaga baru agar bisa digunakan untuk kita semua termasuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya saat ini populasi pasar otomotif cukup tinggi sehingga bila menggunakan energi listrik dapat menghemat penggunaan energi fosil. Oleh karena itu, Ia menegaskan bahwa Gaikindo dukung pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik.
Salah satu upayanya adalah dengan menampilkan beragam mobil dan motor listrik pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022. Dalam acara tersebut, beragam edukasi akan diberikan oleh APM.
Selain itu ada beberapa peluncurkan seperti yang akan dilakukan oleh Ilectra Motor Group (IMG). Rainier Haryanto, Managing Director IMG menegaskan seiap meluncurkan sepeda motor listrik bermerek Alva.
Model tersebut diklaim akan memiliki ketangguhan menyerupai sepeda motor konvensional. Sehingga penggunanya tidak perlu ragu lagi akan kemampuannya dalam menjawab kebutuhan berkendara.
“Dari segi teknis, Alva akan memiliki torsi sebesar 46.5 Nm. Bila dibandingkan dengan sepeda motor konvensional maka ini bisa didapatkan di mesin berkapasitas 150 cc,” tegasnya.
Perbandingan diharapkan bisa menjadi gambaran secara sederhana terkait perfoma. Pasalnya banyak anggapan bahwa kendaraan tersebut sama seperti sepeda listrik yang sudah lebih dahulu beredar.
“Tujuan kami bukan untuk menggantikan pengalaman berkendara masyarakat, tetapi kami ingin mereka merasakan feeling serupa. Karena banyak yang beranggapan bahwa sepeda motor listrik sama seperti sepeda listrik, ini ingin kami ubah,” ungkapnya.
Sayangnya tidak disampaikan lagi secara detail terkait spesifikasi yang akan mereka bawa. Ia hanya hanya menegaskan bahwa sepeda motor tersebut dapat dilihat oleh pengunjung pada booth mereka di hall 3A ICE BSD
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat