Penjualan Merek Mobil Mewah Maret 2026, BMW Turun 29 Persen
20 April 2026, 21:20 WIB
Melihat besarnya potensi, Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai pilihan baru
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Potensi kendaraan listrik di Indonesia dinilai Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sangat besar. Bahkan besarnya pasar tidak terbatas pada motor atau mobil penumpang namun juga pada segmen komersial.
Hal ini disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo beberapa waktu lalu. Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk mengatasi adanya penyusutan sumber daya.
“Kita memiliki pemikiran serta kekhawatiran yang sama mengenai keberlanjutan perubahan tenaga, dalam hal ini bahan bakar. Maka dari itu kita mencari sumber tenaga baru agar bisa digunakan untuk kita semua termasuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya saat ini populasi pasar otomotif cukup tinggi sehingga bila menggunakan energi listrik dapat menghemat penggunaan energi fosil. Oleh karena itu, Ia menegaskan bahwa Gaikindo dukung pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik.
Salah satu upayanya adalah dengan menampilkan beragam mobil dan motor listrik pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022. Dalam acara tersebut, beragam edukasi akan diberikan oleh APM.
Selain itu ada beberapa peluncurkan seperti yang akan dilakukan oleh Ilectra Motor Group (IMG). Rainier Haryanto, Managing Director IMG menegaskan seiap meluncurkan sepeda motor listrik bermerek Alva.
Model tersebut diklaim akan memiliki ketangguhan menyerupai sepeda motor konvensional. Sehingga penggunanya tidak perlu ragu lagi akan kemampuannya dalam menjawab kebutuhan berkendara.
“Dari segi teknis, Alva akan memiliki torsi sebesar 46.5 Nm. Bila dibandingkan dengan sepeda motor konvensional maka ini bisa didapatkan di mesin berkapasitas 150 cc,” tegasnya.
Perbandingan diharapkan bisa menjadi gambaran secara sederhana terkait perfoma. Pasalnya banyak anggapan bahwa kendaraan tersebut sama seperti sepeda listrik yang sudah lebih dahulu beredar.
“Tujuan kami bukan untuk menggantikan pengalaman berkendara masyarakat, tetapi kami ingin mereka merasakan feeling serupa. Karena banyak yang beranggapan bahwa sepeda motor listrik sama seperti sepeda listrik, ini ingin kami ubah,” ungkapnya.
Sayangnya tidak disampaikan lagi secara detail terkait spesifikasi yang akan mereka bawa. Ia hanya hanya menegaskan bahwa sepeda motor tersebut dapat dilihat oleh pengunjung pada booth mereka di hall 3A ICE BSD
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 April 2026, 21:20 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
20 April 2026, 07:00 WIB
19 April 2026, 21:01 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
Terkini
21 April 2026, 18:45 WIB
Aramco, perusahaan minyak asal Arab kembangkan Dedicated Hybrid Engine (DHE) alias mesin khusus mobil hybrid
21 April 2026, 11:37 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
21 April 2026, 09:00 WIB
Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya
21 April 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
20 April 2026, 21:20 WIB
Mayoritas merek mobil mewah mengalami penurunan penjualan di Maret 2026, Mercedes-Benz anjlok 44,9 persen