Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Melihat besarnya potensi, Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai pilihan baru
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Potensi kendaraan listrik di Indonesia dinilai Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sangat besar. Bahkan besarnya pasar tidak terbatas pada motor atau mobil penumpang namun juga pada segmen komersial.
Hal ini disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo beberapa waktu lalu. Gaikindo dukung kendaraan listrik untuk mengatasi adanya penyusutan sumber daya.
“Kita memiliki pemikiran serta kekhawatiran yang sama mengenai keberlanjutan perubahan tenaga, dalam hal ini bahan bakar. Maka dari itu kita mencari sumber tenaga baru agar bisa digunakan untuk kita semua termasuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya saat ini populasi pasar otomotif cukup tinggi sehingga bila menggunakan energi listrik dapat menghemat penggunaan energi fosil. Oleh karena itu, Ia menegaskan bahwa Gaikindo dukung pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik.
Salah satu upayanya adalah dengan menampilkan beragam mobil dan motor listrik pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022. Dalam acara tersebut, beragam edukasi akan diberikan oleh APM.
Selain itu ada beberapa peluncurkan seperti yang akan dilakukan oleh Ilectra Motor Group (IMG). Rainier Haryanto, Managing Director IMG menegaskan seiap meluncurkan sepeda motor listrik bermerek Alva.
Model tersebut diklaim akan memiliki ketangguhan menyerupai sepeda motor konvensional. Sehingga penggunanya tidak perlu ragu lagi akan kemampuannya dalam menjawab kebutuhan berkendara.
“Dari segi teknis, Alva akan memiliki torsi sebesar 46.5 Nm. Bila dibandingkan dengan sepeda motor konvensional maka ini bisa didapatkan di mesin berkapasitas 150 cc,” tegasnya.
Perbandingan diharapkan bisa menjadi gambaran secara sederhana terkait perfoma. Pasalnya banyak anggapan bahwa kendaraan tersebut sama seperti sepeda listrik yang sudah lebih dahulu beredar.
“Tujuan kami bukan untuk menggantikan pengalaman berkendara masyarakat, tetapi kami ingin mereka merasakan feeling serupa. Karena banyak yang beranggapan bahwa sepeda motor listrik sama seperti sepeda listrik, ini ingin kami ubah,” ungkapnya.
Sayangnya tidak disampaikan lagi secara detail terkait spesifikasi yang akan mereka bawa. Ia hanya hanya menegaskan bahwa sepeda motor tersebut dapat dilihat oleh pengunjung pada booth mereka di hall 3A ICE BSD
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku