Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Era pasar ekspor otomotif yang dikuasai Jepang tampaknya berakhir karena China mulai menyusul ketertinggalan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jepang selama ini terkenal sebagai pengekspor mobil nomor satu di dunia karena di 2022 jumlah kendaraan yang mereka kirim mencapai 3.82 juta unit. Jumlah itu lebih banyak ketimbang China karena cuma mampu melepas 3.4 juta unit di periode serupa.
Namun jumlah itu sudah cukup untuk mengungguli beberapa negara otomotif lain. Sebut saja Jerman yang hanya sanggup mengirim 2.65 juta unit dan Korena Selatan 2.3 juta unit.
Tetapi di 2023 situasi pasar ekspor otomotif diperkirakan berubah karena China berpotensi jadi penyumbang kendaraan terbesar di dunia. China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) mengatakan sedikitnya ada 4.41 juta kendaraan sudah dikirim antara Januari hingga November 2023 naik 58 persen dibanding periode serupa di 2022.
Jepang pun harus mengakui keunggulan karena mereka hanya mampu mengirim 3.99 juta unit kendaraan pada Januari sampai November 2023. Angka tersebut tidaklah buruk karena sudah naik 15 persen.
Padahal saat ini China belum melakukan terobosan untuk Amerika Serikat dan baru masuk ke Eropa. Namun negara tersebut sudah menguasai beberapa pasar lain seperti Meksiko serta Rusia dengan angka signifikan.
Dilansir dari Carscoops, Tiongkok telah mengirim 730.000 kendaraan ke Rusia antara Januari sampai Oktober 2023. Jumlah itu meningkat tujuh kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Kemudian mereka juga mengirim sekitar 330.000 unit atau meningkat 71 persen. Jumlah ini bisa terus bertambah mengingat penerimaan pasar yang baik.
Bahkan tersiar kabar beberapa perusahaan China tengah berupaya untuk mendirikan basis produksi di sana. Dengan demikian mereka bisa mengakses pasar Amerika Serikat tanpa membayar bea masuk besar.
Tapi perlu diketahui bahwa tidak semua ekpor dari China menggunakan nama perusahaan lokal. Ada juga Tesla, Volvo, BMW hingga Buick yang diproduksi di sana dan dikirim ke beberapa negara.
Indonesia sendiri merupakan salah satu sasaran ekspor China. Hal ini sudah terlihat dari banyaknya perusahaan yang masuk ke Tanah Air dengan membawa model CBU.
Meski demikian beberapa perusahaan sudah menunjukkan komitmennya untuk membuka fasilitas produksi di Tanah Air. Mulai dari Chery, Neta hingga yang tebaru yaitu BYD.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 07:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar
27 April 2026, 17:24 WIB
Changan Group mengumumkan strategi dan visi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan citra
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara