Modifikasi Daihatsu Ceria Jadi Mira JDM, Biaya Rp 100 Jutaan
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Ada kenaikan harga Rp 1 juta-Rp 4 jutaan, Daihatsu yakin LCGC masih akan tetap diminati oleh konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Imbas PPN 12 persen, harga OTR (On The Road) mobil mengalami kenaikan per Januari 2025. Tidak terkecuali LCGC (Low Cost Green Car) milik Daihatsu.
Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, diketahui ada kenaikan banderol di kisaran Rp 1 juta sampai Rp 4 jutaan untuk LCGC mereka yakni Ayla dan Sigra.
Meskipun begitu pihak Daihatsu percaya diri segmen kendaraan tersebut masih akan tetap diminati oleh konsumen.
“Kalau ditanya (pasar) LCGC seperti apa? Balik lagi, market-nya sangat tinggi,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM (Astra Daihatsu Motor) saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (16/1).
Ia mengungkapkan, Sigra sendiri telah menjadi market leader di segmennya selama empat tahun berturut-turut. Sepanjang 2024, penjualan ritelnya mencapai 54.336 unit, jadi kontributor terbesar penjualan mobil Daihatsu.
Mengingat 80 persen konsumen Daihatsu melakukan pembelian secara kredit dan banyak di antaranya adalah first car buyer, Agung mengatakan bahwa pihaknya memberikan sejumlah kemudahan.
“Yaitu dengan kredit, terutama baik itu DP, pemilihan interest rate maupun tenor lebih panjang. Maka customer bisa berdiskusi, customize berdasarkan kebutuhannya,” tegas dia.
Di samping PPN 12 persen, sejumlah daerah juga bakal menerapkan pungutan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).
Namun pihak Daihatsu menegaskan banyak daerah memberikan keringanan atau bahkan menunda kebijakan tersebut. Sehingga diharapkan dapat mendorong penjualan mobil termasuk LCGC khususnya di awal tahun ini.
“Sebenarnya yang sekarang diimplementasikan full adalah VAT ya, PPN tambahan dari 11 persen jadi 12 persen. Tetapi kalau opsen, kita bersyukur akhirnya pemerintah di provinsi bisa memahami industri,” ucap dia.
Dari 33 provinsi, dia menyebutkan hanya ada lima yang masih akan memberlakukan pungutan opsen yakni Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat.
“Saya yakin pemerintah pusat maupun pemerintah daerah akan mengkaji lagi ya dengan trial (keringanan opsen) tiga bulan ini seperti apa,” ungkapnya.
Sebagai informasi, harga LCGC di Januari 2025 mengalami kenaikan karena beberapa faktor. Pada salah satu merek angkanya bahkan tembus Rp 200 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 07:00 WIB
23 Juni 2026, 22:53 WIB
22 Juni 2026, 20:45 WIB
21 Juni 2026, 21:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur