PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
Masih fokus menjual kendaraan buat first car buyer, Daihatsu belum mau bicara peluang bawa EV ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Daihatsu menawarkan produk-produk yang menyasar first car buyer atau pembeli pertama di Indonesia. Banderolnya juga kompetitif dan cenderung lebih rendah dibandingkan model serupa di segmennya.
Hanya saja di tengah era elektrifikasi Daihatsu masih enggan memboyong EV (Electric Vehicle), baik mobil listrik maupun hybrid ke dalam negeri. Alasannya, belum bisa menjangkau pembeli pertama.
Menurut pihak PT ADM (Astra Daihatsu Motor), pembeli pertama punya kekhawatiran tersendiri ketika membeli kendaraan.
“Mungkin dia pertama takut resale value, karena kendaraan adalah aset,” ucap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ia mengungkapkan, harga jual kembali suatu kendaraan menjadi faktor penting yang menentukan pembeli pertama saat membeli mobil.
Harga jual mobil listrik berdasarkan penelusuran di marketplace memang cenderung turun. Ditambah lagi kekhawatiran soal kondisi baterai pada EV terkhusus jika nanti sudah lewat masa garansi.
“Kedua adalah masalah konsumsi listrik yang akan dipakai, jangan-jangan lebih boros. Itu paradigma ya, mungkin kita perlu sama-sama edukasi,” kata Agung.
Terakhir adalah masalah ketakutan terkait biaya perawatan, karena justru dianggap lebih mahal dari kendaraan konvensional.
Agung menegaskan seluruh pihak terkait di industri otomotif perlu berkolaborasi untuk melakukan edukasi seputar elektrifikasi ke masyarakat. Sehingga adopsinya bisa semakin cepat.
Saat ini pihaknya berfokus menawarkan lini kendaraan harga terjangkau di segmen harga Rp 300 jutaan ke bawah, mengakomodir kebutuhan pembeli pertama baik di kota maupun daerah luar Jakarta.
“Mereka masih mencari harga terjangkau, ketersediaan sparepart dan balik lagi ke harga jual kembali,” tegas Agung.
Bicara soal elektrifikasi, Daihatsu punya satu produk HEV (Hybrid Electric Vehicle) di pasar domestik Jepang yakni Rocky Hybrid. Unitnya pernah dipamerkan di sejumlah perhelatan otomotif tanah air, seperti GIIAS 2024.
Namun Agung belum mau membeberkan rencana Rocky Hybrid selanjutnya. Meskipun tetap ada peluang model itu dihadirkan, mengingat pemerintah mulai memberikan kemudahan bagi manufaktur yang menjual HEV yakni insentif tiga persen.
“Nanti kita lihat lah, waktu yang tepat kapan baiknya,” ucap Agung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan