Ciri Wiper Rusak yang Harus Dikenali Pemilik Mobil

Ciri wiper rusak sebenarnya mudah dikenali sehingga bisa segera diperbaiki untuk menghindari kerugian lebih besar

Ciri Wiper Rusak yang Harus Dikenali Pemilik Mobil

TRENOTO – Meski jarang digunakan, wiper memiliki peran sangat penting khususnya saat musim hujan. Komponen tersebut selalu menjadi andalan untuk menyeka air dari kaca mobil.

Sayangnya, karena jarang digunakan maka tidak sedikit dari pemilik kendaraan lupa untuk melakukan perawatan. Akibatnya saat hujan tiba, air yang berhasil dibersihkan tidak optimal dan jarak pandang terganggu.

“Salah satu komponen penting di musim hujan namun kerap terlupakan adalah wiper. Begitu komponennya bermasalah, pengemudi tidak dapat berkendara dengan nyaman serta berisiko membuat kaca mobil baret,” ungkap Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000

Photo : TrenOto

Kondisi tersebut tentunya kurang baik dan dalam kondisi ekstrem dapat menimbulkan kecelakaan. Ia pun menyarankan pemilik kendaraan harus mengetahui ciri wiper rusak sehingga bisa segera diperbaiki.

Ciri Wiper Rusak

  • Tidak Optimal Menyeka Air

Wiper yang baik dapat menyeka air dengan optimal meski hujan deras. Sebaliknya, bila kondisinya sudah mulai rusak maka kaca akan lebih sulit dibersihkan sehingga jarak pandang terganggu.

Kerusakan umumnya terjadi karena pegas pada bilah pemegang karet wiper telah melemah. Akibatnya komponen tersebut gagal mengikuti kontur kaca saat bekerja dan meninggalkan jejak air.

  • Suara Berisik Saat Beroperasi

Wiper dengan kondisi bagus ditandai oleh lenturnya karet serta tidak keras. Seiring waktu dan pemakaian, kualitas akan menurun dan menjadi kaku kemudian kehilangan fleksibilitas.

Biasanya karet yang sudah mengeras akan menimbulkan bunyi berisik saat bergesekan dengan kaca mobil.

Baca juga : Tips Merawat Wiper Mobil ala Rifat Sungkar

  • Garis Air di Kaca Mobil

Karet yang sudah tidak lentur dapat menyebabkan munculnya garis-garis air pada kaca. Meski terkesan sederhana, tetapi garis air tersebut dapat mengakibatkan baret dan menghalangi pandangan keluar.

Jika didiamkan, baret akan semakin parah hingga membuat kaca mobil rusak. 

  • Gerakan Tidak Lancar
Photo : otospector

Jika karet dalam kondisi masih bagus gerakannya akan terasa lancar tapi bila sudah keras maka akan tersendat-sendat. Jika dibiarkan, bilah bisa patah akibat terlalu sulit bergerak.

Bila sudah melihat ciri-ciri tersebut, tidak ada salahnya untuk melakukan perbaikan seperti mengganti wiper. Auto2000 pun siap untuk melakukan perbaikan sesuai rekomendasi pabrikan, sehingga kinerjanya maksimal.


Terkini

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026

mobil
ACC

ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan

ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan

motor
Festival Vokasi Satu Hati 2026

Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja

Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana