Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Kerap jadi kebiasaan karena dianggap praktis, mengganti air wiper dengan campuran sabun punya dampak negatif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Air wiper jadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan. Apalagi memasuki musim hujan di mana wiper berperan penting membantu menjaga visibilitas saat berkendara.
Meskipun sering dianggap sepele, air wiper perlu disiapkan dengan baik dan tidak bisa diganti sembarang cairan. Masih ada pemilik kendaraan mengganti air wiper pakai campuran lain seperti sabun karena dianggap praktis.
Hal itu akhirnya kerap jadi kebiasaan oleh pemilik mobil. Padahal ada sejumlah bahaya mengintai apabila sembarangan mengganti air wiper pakai campuran sabun.
Ketika diaplikasikan pada kaca, sabun biasa menghasilkan busa berlebih, dapat menghalangi pandangan pengemudi terkhusus jika sedang terjadi hujan.
“Memang kalau sampai menghalangi pandangan itu sangat berbahaya ya dari sisi safety,” kata Aji Himawan, Kepala Bengkel Auto2000 Grand Depok City saat ditemui di Depok beberapa waktu lalu.
Selain terkait dengan keselamatan, sabun atau campuran lain juga dapat merusak komponen karet wiper.
“Pompa washer-nya bisa terganggu, macet dan lebih cepat rusak. Kemudian jalur-jalur selangnya mudah terkena lumut, kotoran atau residu mengganggu semprotan atau fungsi dari wiper,” lanjut Aji.
Sehingga ia menegaskan sebaiknya pemilik mobil hanya menggunakan air wiper karena sudah diformulasikan khusus untuk menjaga komponen wiper maupun kaca. Jadi kinerja wiper lebih optimal dan tidak mengganggu pandangan pengemudi.
Buat pengguna mobil Toyota, ia menyarankan pemilik untuk menggunakan cairan wiper khusus dari Toyota seperti TMO Wiper Fluid yang telah dikembangkan untuk menjaga kaca agar bebas dari kotoran.
Banderolnya bisa bervariasi, namun jika mengacu pada laman resmi Auto2000 diakses hari ini, Sabtu (28/12) harga air wiper TMO adalah Rp 33 ribuan.
Menurut Aji ada juga pemilik mobil tidak menggunakan cairan khusus melainkan air biasa. Memang tidak membahayakan, tetapi tak optimal membersihkan kaca dari debu maupun kotoran menempel selama perjalanan.
“Kita rekomendasikan pakai TMO Wiper Fluid. Jadi kalau kita temukan ada yang mencampur pakai sabun, cairan pencuci piring atau lainnya itu tidak direkomendasikan,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya