Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Manufaktur mobil asal Cina, Changan dipastikan tetap jual mobil di Indonesia meskipun absen di GIIAS 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ada sejumlah model baru dipastikan hadir meramaikan pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025. Namun merek anyar Changan ternyata absen.
Perlu diketahui, Changan sudah resmi masuk Indonesia pada Februari 2025 sebagai hasil kerja sama dengan Indomobil Group.
Meskipun lama tak terdengar kabarnya, Changan dipastikan tetap jual mobil untuk konsumen Tanah Air sesuai rencana awal yakni di akhir tahun.
“Terakhir yang saya tahu itu ada GWM, terus Changan,” kata Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Jakarta belum lama ini.
Dia enggan menjabarkan lebih rinci merek mana saja yang dipastikan masuk Indonesia sepanjang 2025.
Masih ada produsen Cina lain dikabarkan berencana berjualan di dalam negeri, tetapi kehadirannya tidak ada di GIIAS 2025. Seperti Leapmotor.
Namun dia memastikan pemerintah terbuka dengan kedatangan merek otomotif terkhusus jika produsen fokus pada kendaraan elektrifikasi atau ramah lingkungan.
“Yang penting ke depannya dia produksi di Indonesia, (ada) TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) supaya industri kita terus berkembang,” kata Rachmat.
Sekadar informasi, Changan di Indonesia disebut ingin merambah ke segmen mobil entry level karena dapat menyasar lebih banyak konsumen.
Konsumen di kelas itu dinilai potensial. Jadi Changan ingin mencoba buat memanfaatkan peluang tersebut.
“Kita arahnya memang masih ke (mobil) low segment untuk Changan,” kata Andrew Nasuri, Direktur PT Indomobil Sukses Internasional di Jakarta dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Tidak hanya kendaraan penumpang, pihak Changan disebut mulai lirik segmen kendaraan niaga atau mobil komersial. Mengingat manufaktur tersebut tidak hanya fokus pada kendaraan penumpang.
Bakal berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal, Andrew menegaskan ada banyak persiapan perlu dilakukan.
“GIIAS 2025 masih agak susah (meluncurkan produk) karena ada RnD (Research and Development) yang harus dikerjakan. Mungkin as a brand bisa, kalau model buat Indonesia belum,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV