Penerimaan Mobil Listrik dan Hybrid di RI Kian Positif di 2026
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Absennya insentif mobil listrik rakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD) menjadi salah satu alasan naiknya banderol deretan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Pada Februari 2026, lonjakan harga itu mulai terlihat. Mobil listrik Chery E5 alami kenaikan sampai Rp 20 jutaan, sementara J6 dikerek Rp 55 juta-Rp 60 juta.
Sementara mobil listrik Hyundai Kona Electric dan Ioniq 5 mengalami kenaikan di kisaran Rp 49 juta sampai Rp 76 juta.
Namun perubahan harga mobil listrik sebenarnya bukan hal baru dan jadi satu fenomena yang memang akan terjadi cepat atau lambat, apalagi melihat situasi ekonomi terkini.
Melonjaknya harga mobil listrik rakitan lokal, menurut pengamat menjadi konsekuensi logis nilai keekonomian mobil listrik tanpa dukungan subsidi.
“Situasi ini makin berat karena faktor geo-ekonomi global ikut menekan, terutama sejak krisis blokade Selat Hormuz pada akhir Februari 2026,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Akademisi dan Pengamat Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Blokade Selat Hormuz kemudian juga berimbas pada pelemahan rupiah. Saat ini telah mendekati Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat.
Tarif kargo global turut mengalami kenaikan, membuat biaya impor komponen baterai menjadi lebih mahal sampai 15 persen.
“Sehingga tekanan harga tidak hanya terjadi pada unit impor, tetapi juga model CKD,” tegas Yannes.
Dengan harga mobil listrik yang diprediksi kian naik tanpa adanya insentif fiskal, penjualan Electric Vehicle (EV) berpeluang tertekan tahun ini.
“Pasar berisiko tersegmentasi semakin tersegmentasi dan EV makin cenderung hanya terjangkau bagi konsumen kelas atas yang relatif lebih tahan terhadap inflasi,” ungkap Yannes.
Sejumlah pabrikan Tiongkok masih gencar memasarkan lini mobil listrik rakitan lokal dengan harga yang diklaim kompetitif.
Mereka turut menawarkan produk dengan banderol Rp 199 juta sampai Rp 200 jutaan yang bisa dipertimbangkan calon konsumen.
Misal Changan Lumin EV di angka Rp 199 jutaan on the road Jakarta. BYD Atto 1, calon mobil listrik CKD di RI juga masih mempertahankan harga serupa.
Namun tetap ada potensi harganya disesuaikan per April 2026. Khususnya jika melihat situasi geopolitik yang belum kunjung membaik secara signifikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
02 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu