VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Rimac Technology pamerkan teknologi baterai mobil listrik terbarunya yang hanya perlu 6,5 menit untuk mengisi daya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Munich Motor Show 2025 dijakan sejumlah pabrikan otomotif untuk memperlihatkan teknologi serta kendaraan terbaru mereka. Salah satunya adalah Rimac Technology yang memperkenalkan baterai solid-state terbaru.
Kedua komponen ini diklaim bakal menjadi andalan kendaraan listrik dalam beberapa tahun mendatang. Hanya saja semua masih disempurnakan agar kualitas produk bisa tercapai.
Untuk mengembangkan baterai, Rimac bekerjasama dengan perusahaan lain seperti ProLogium dan Mitsubishi Chemical Group. Ketiganya berupai untuk menciptakan baterai solid-state yang jauh lebih besar namun tetap aman.
Baterai generasi baru ini memiliki 100 kWh dan kepadatan egergi mencapai 260 Wh/kg. Namun yang paling menarik adalah kemampuan pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 6,5 menit.
Bila semua berjalan lancar maka baterai ini akan tersedia di pasaran pada kuartal keempat 2027. Sayangnya Rimac belum menjelaskan pabrikan mana yang akan menggunakan produknya.
Meski demikian, beberapa pabrikan Jerman seperti BMW dan Porsche diabarkan berpotensi menggunakan produk tersebut.
Rimac Technologi juga memamerkan produk lain yaitu baterai Evo yang rencananya bakal resmi diluncurkan pada 2026. Kapasitas penyimpnan dayanya mencapai 100 kWh dengan kepadatan energi 213 Wh/kg.
Pengisian dayanya pun membutuhkan waktu lebih lama ketimbang baterai solid-state yaitu 16 menit buat daya 10 persen menjadi 80 persen.
Tak hanya baterai mobil listrik, dalam ajang ini Rimac juga menghadirkan dua baterai yang bisa dipakai mobil hybrid. Kapasitas penyimpanan daya untuk komponen tersebut tidak terlalu besar yaitu hanya 1 hingga 17 kWh.
“Apa yang kami pamerkan merupakan inovasi, terobosan dan kesiapan produksi. Ini bukan sekadar teknologi konsep tapi telah dikembangkan menjadi pengerak ratusan ribu kendaraan listrik masa depan," ungkap Nurdin Pitarevi?, COO Rimac Technology dalam keterangan resmi perusahaan (10/09).
Selain menghadirkan baterai berteknologi baru, Rimac Terchnology juga memamerkan beberapa produk baru yang dipercaya bisa menjadi solusi industri otomotif di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya