Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Rimac Technology pamerkan teknologi baterai mobil listrik terbarunya yang hanya perlu 6,5 menit untuk mengisi daya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Munich Motor Show 2025 dijakan sejumlah pabrikan otomotif untuk memperlihatkan teknologi serta kendaraan terbaru mereka. Salah satunya adalah Rimac Technology yang memperkenalkan baterai solid-state terbaru.
Kedua komponen ini diklaim bakal menjadi andalan kendaraan listrik dalam beberapa tahun mendatang. Hanya saja semua masih disempurnakan agar kualitas produk bisa tercapai.
Untuk mengembangkan baterai, Rimac bekerjasama dengan perusahaan lain seperti ProLogium dan Mitsubishi Chemical Group. Ketiganya berupai untuk menciptakan baterai solid-state yang jauh lebih besar namun tetap aman.
Baterai generasi baru ini memiliki 100 kWh dan kepadatan egergi mencapai 260 Wh/kg. Namun yang paling menarik adalah kemampuan pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 6,5 menit.
Bila semua berjalan lancar maka baterai ini akan tersedia di pasaran pada kuartal keempat 2027. Sayangnya Rimac belum menjelaskan pabrikan mana yang akan menggunakan produknya.
Meski demikian, beberapa pabrikan Jerman seperti BMW dan Porsche diabarkan berpotensi menggunakan produk tersebut.
Rimac Technologi juga memamerkan produk lain yaitu baterai Evo yang rencananya bakal resmi diluncurkan pada 2026. Kapasitas penyimpnan dayanya mencapai 100 kWh dengan kepadatan energi 213 Wh/kg.
Pengisian dayanya pun membutuhkan waktu lebih lama ketimbang baterai solid-state yaitu 16 menit buat daya 10 persen menjadi 80 persen.
Tak hanya baterai mobil listrik, dalam ajang ini Rimac juga menghadirkan dua baterai yang bisa dipakai mobil hybrid. Kapasitas penyimpanan daya untuk komponen tersebut tidak terlalu besar yaitu hanya 1 hingga 17 kWh.
“Apa yang kami pamerkan merupakan inovasi, terobosan dan kesiapan produksi. Ini bukan sekadar teknologi konsep tapi telah dikembangkan menjadi pengerak ratusan ribu kendaraan listrik masa depan," ungkap Nurdin Pitarevi?, COO Rimac Technology dalam keterangan resmi perusahaan (10/09).
Selain menghadirkan baterai berteknologi baru, Rimac Terchnology juga memamerkan beberapa produk baru yang dipercaya bisa menjadi solusi industri otomotif di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini