Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Carlos Ghosn tuntut Nissan, dia merasa nama baiknya dicemarkan difitnah atas tuduhan dari perusahaan asal Jepang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Carlos Ghosn mantan bos Nissan sepertinya tengah berupaya membersihkan namanya. Sebab dia menganggap telah dituduh melakukan penyalahgunaan keuangan saat memimpin perusahaan otomotif asal Jepang.
Hal itu membuatnya jadi buronan dan terpaksa bersembunyi. Kini menurut laporan dari Carscoops, Carlos Ghosn tuntut Nissan.
Tak main-main, Ghosn meminta ganti rugi ke mantan perusahaannya sebesar 1 miliar dolar atau sekitar Rp15 triliun. Dia mengajukan gugatannya di Pengadilan Kasasi di Lebanon
Pria 69 tahun itu menilai Nissan beserta dua perusahaan maupun 12 orang lainnya melakukan pencemaran nama baik, fitnah juga membuat bukti palsu.
Laporannya dilayangkan tim kuasa hukum Ghosn pada Mei tahun 2023. Mereka mengatakan kalau tuduhannya sangat merugikan kliennya.
"Tuduhan serius dan sensitif (yang ditujukan kepada Ghosn) akan melekat di benak orang selama bertahun-tahun," kata tim hukum Ghosn dalam gugatannya.
Maka dari itu Carlos Ghosn tuntut Nissan. Dia bertekad buat berjuang hingga gugatannya dimenangkan oleh pengadilan.
"Kami memiliki pertempuran panjang di depan. Kita akan berjuang sampai akhir," kata Ghosn.
Lebih jauh dia mengatakan kalau gugatannya dimenangkan, Ghosn berjanji bakal membongkar apa yang sebenarnya terjadi. Sehingga namanya bisa kembali bersih lagi.
“Saya berharap mereka akan memberikan sejumlah uang ini serta bakal berbicara dengan para pemegang saham tentang apa yang terjadi dan penyebabnya,” kata pengusaha kelahiran 1954.
Terkait hal tersebut, juru bicara Nissan tidak mengomentari tuntutan mantan petingginya. Namun keduanya dijadwalkan menjalani sesi sidang pada 18 September 2023.
Seperti diketahui, Carlos Ghosn sebelumnya menjabat sebagai CEO Nissan. Dia lalu dinyatakan bersalah serta menjadi tahanan rumah di November 2018.
Hal itu karena aduan laporan gaji yang tidak sesuai. Kemudian dituding menyalahgunakan uang perusahaan.
Akan tetapi dia menuding bahwa tuduhan terhadapnya adalah bagian dari rencana bos Nissan untuk menghentikan merger yang dipimpin Ghosn dengan Renault.
Selanjutnya pada Desember 2019, Ghosn kabur dari Jepang. Dilakukannya dengan bersembunyi di dalam kotak alat musik.
Dirinya menghabiskan waktu selama 30 menit di dalam kotak agar dapat masuk ke pesawat jet pribadi dan terbang ke Lebanon. Sekarang ini Carlos Ghosn berada di Beirut.
Mantan bos Nissan itu bisa bebas tinggal di sana. Pasalnya Lebanon merupakan negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jepang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika