Penjualan Nissan Capai Angka Terendahnya di November 2025

Sepanjang November 2025, Nissan hanya berhasil mengirimkan 31 unit mobil baru ke konsumen di Indonesia

Penjualan Nissan Capai Angka Terendahnya di November 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Merek otomotif asal Jepang, Nissan mencatatkan hasil kurang baik sepanjang November 2025. Manufaktur yang berada di bawah naungan Indomobil Group ini hanya mengirimkan 31 unit kendaraan ke konsumen.

Padahal di Oktober, penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) Nissan ada di angka 41 unit.

Penjualan Nissan secara retail mencapai angka terendahnya di November 2025. Sementara wholesales atau pengiriman dari pabrik ke diler hanya sebanyak 17 unit saja.

Sebelumnya penjualan Nissan pernah tembus 163 unit pada Maret 2025. Hanya saja setelah itu angkanya stagnan di bawah 100 unit.

Nasib Nissan Livina di Indonesia Terkini, Masih Punya Peminat
Photo: Nissan

Kehadiran produk anyar seperti Nissan X-Trail e-Power tampaknya tidak signifikan membantu mendongkrak penjualan mereka di dalam negeri.

Di sisi lain, Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) Nissan Livina semakin redup. Di Oktober dan November 2025 model ini belum didistribusikan ke diler.

Perlu diketahui, Nissan Livina menggunakan basis yang sama dengan Mitsubishi Xpander.

Namun Mitsubishi Xpander tersedia dalam opsi Xpander Cross yang lebih bervariasi, jadi salah satu kontributor utama penjualan PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Kemudian Nissan juga punya Sport Utility Vehicle (SUV) pesaing Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner yakni Terra.

Namun wholesales-nya di November tercatat lima unit saja, sama seperti Oktober. Secara keseluruhan di periode Januari-November, Nissan Terra baru didistribusikan ke diler sebanyak 53 unit.

Angka itu berbanding terbalik dengan Mitsubishi Pajero Sport yang mencatatkan wholesales 7.008 unit, sedangkan Toyota Fortuner 12.168 unit.

Persaingan memang semakin ketat dengan kehadiran banyak pendatang baru. Dari Toyota misalnya, ada MPV Veloz Hybrid yang baru diluncurkan di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.

Renault bakal temui Nissan
Photo: KatadataOTO

Opsi SUV juga semakin beragam pasca kedatangan brand Cina seperti GWM, BAIC dan Chery.

Selengkapnya berikut data penjualan Nissan, wholesales dan retail di periode Januari-November 2025.

Penjualan Nissan November 2025

  • Retail sales: 31 unit 
  • Wholesales: 17 unit

Penjualan Nissan Oktober 2025

  • Retail sales: 41 unit
  • Wholesales: 30 unit

Penjualan Nissan Januari-November 2025

  • Retail sales: 877 unit
  • Wholesales: 941 unit

Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ingat 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Simak Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah, SIM Keliling Bandung Hari Ini ada di Pasar Modern

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini

komunitas
Classy Modifest 2026

Yamaha Classy Modifest 2026 Sukses Sedot Modifikator Jawa Timur

Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur

news
10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Mei 2026, Honda Hadapi Tantangan

10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih

Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales

news
Harga BBM

Ikut Pertamina, Vivo Juga BP Kompak Naikan Harga BBM RON 92 dan 95

Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)

mobil
Penjualan Mobil Baru

Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian

Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak

mobil
BYD dan F1

Sinyal Kuat BYD Gabung F1 Mencuat setelah GP Monako

BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako