Pertolongan Pertama Mobil Kena Banjir, Jangan Lakukan Hal Ini
08 Desember 2025, 17:00 WIB
Nissan resmi lepas status kepemilikan gedung yang mereka jadikan sebagai kantor pusat agar bisa terus beroperasi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Nissan resmi menjual gedung kantor pusat mereka yang berada di Yokohama senilai 97 miliar Yen atau Rp 10,5 triliun. Aset tersebut kini dimiliki oleh MJI Godo Kaisha, perusahaan real estate berbasis di Tokyo.
Langkah ini diambil perusahaan untuk bisa bertahan di masa depan setelah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, Nissan tidak memindahkan kantor pusatnya dari gedung tersebut.
Dilansir APNews, mereka kini menyewanya dari pemilik baru, sementara uang hasil penjualan akan digunakan untuk memodernisasi sistem internal di kantor pusat. Perusahaan juga berkomitmen meluncurkan sistem berbasis AI yang kini semakin berkembang.
Sayangnya, biaya sewa yang harus mereka bayarkan tidak disampaikan secara detail.
Walau tidak lagi menjadi pemilik, langkah ini dipercaya dapat membuat perusahaan tetap beroperasi secara normal untuk beberapa tahun ke depan. Mereka juga tidak kehilangan investasi yang telah dilakukan pada gedung tersebut.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Nissan memang telah mengalami beberapa tahun yang cukup berat. Situasi itu menjadi semakin sulit setelah rencana merger dengan Honda menemui jalan buntu pada Februari 2025.
Dalam laporan penjualan periode April–September 2025, mereka mengaku mengalami kerugian sebesar 221,9 miliar yen atau setara Rp24,2 triliun. Beratnya situasi yang mereka hadapi membuat perusahaan harus melakukan berbagai langkah tak populer.
Salah satunya adalah memecat ribuan pegawai di seluruh dunia. Langkah tersebut dilakukan secara bertahap untuk mengurangi biaya operasional perusahaan.
Selain itu, pada April 2025 mereka juga telah menyepakati penjualan 51 persen sahamnya di Renault Nissan Automotive India Private Ltd (RNAIPL) kepada Renault. Nilai transaksinya dikabarkan cukup besar karena mencapai 200 juta euro dan akan selesai pada akhir kuartal kedua 2025.
Berkat langkah ini, saham Renault di perusahaan tersebut menjadi 100 persen. Namun, Nissan akan mendapatkan dana segar yang dibutuhkan agar bisa bertahan.
Meski demikian, Nissan menegaskan tidak meninggalkan kawasan tersebut. Mereka bahkan tetap memproduksi Magnite secara lokal agar penjualan tetap bisa dilakukan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 17:00 WIB
08 Desember 2025, 08:00 WIB
07 Desember 2025, 15:00 WIB
06 Desember 2025, 21:00 WIB
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Terkini
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Yamaha Lexi dimodifikasi warga Aceh agar bisa menyala lewat handphone sehingga terkesan lebih modern
09 Desember 2025, 20:00 WIB
Motor sport naked Kawasaki Z1100 ABS 2026 merupakan model flagship yang dibawa PT KMI sebagai penerus Z1000
09 Desember 2025, 19:00 WIB
Salah satu pilihan motor matic yang bisa memenuhi kebutuhan mobilitas di perkotaan adalah Yamaha Nmax Turbo
09 Desember 2025, 17:00 WIB
Penjualan mobil mewah mengalami kenaikan perlahan, posisi pertama masih dipegang oleh BMW disusul Lexus
09 Desember 2025, 16:00 WIB
Yamaha Grand Filano memiliki beberapa keunggulan, ambil contoh desain retro sampai jantung mekanis hybrid
09 Desember 2025, 15:00 WIB
Memasuki November 2025, hanya BYD yang berhasil mencatatkan angka penjualan retail di atas 1.000 unit
09 Desember 2025, 14:00 WIB
Bagi Anda yang berniat memboyong Yamaha MX-King 150, ada dua opsi kelir anyar masing-masing biru dan silver
09 Desember 2025, 13:00 WIB
Mobil Lubricants menutup program konsumen berhadiah sekaligus edukasi produk oli asli bagi konsumen setia