GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket
17 September 2026, 17:00 WIB
Gaikindo minta SPKLU diperbanyak untuk bisa semakin menggairahkan masyarakat dalam membeli mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) terus mendorong adopsi kendaraan elektrik. Namun mereka berharap pemerintah tidak hanya berfokus pada subsidi mobil listrik saja.
Menurut Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo, ekosistemnya juga harus dikembangkan. Sebab sekarang ketersediaan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang belum banyak.
Karenanya Gaikindo minta SPKLU diperbanyak lagi jumlahnya dan melibatkan banyak pihak. Hal ini agar masyarakat merasa nyaman menggunakan mobil listrik.
"Bantuannya sudah bagus insentif kendaraan listrik. Kalau ditambah nanti charging station ada di mana-mana dan lain-lain, orang kan makin yakin untuk beli," kata Jongkie di Antara, Kamis (22/6).
Jongkie mencontohkan, SPKLU dapat diperluas di area-area tertentu. Sebut saja seperti gedung pemerintah atau swasta, mal, area pertokoan hingga hotel.
Dengan tersebarnya SPKLU di banyak area, maka dapat mempermudah masyarakat untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik di mana saja.
“Pasang yang murah saja, tidak perlu mahal. Tak usah fast charging karena orang berkantor dua jam rapat, kan bisa charging," tegasnya.
Jongkie juga menuturkan kalau pemerintah bisa memberikan keringanan melalui dibebaskannya bea masuk alat pengisian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Pertambahan Barang Mewah (PPnBM).
“Ya sudah swasta suruh ikut, hotel, mall serta lain sebagainya. Ini juga kan jadi ajang promosi gedung mereka," pungkas Jongkie.
Hal ini diperkuat dengan pernyataan Bobby Gofar Umar selaku Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian. Dia meminta Presiden Joko Widodo dan jajarannya buat mengembangkan ekosistem kendaraan listrik.
"Mudah-mudahan salah satu yang kami rekomendasikan ini, pemerintah (membuat) solusi agar bisa menyediakan tempat-tempat charging station. Investornya pasti akan datang buat bisnis di situ," ujar Bobby.
Jika hal tersebut berjalan maka banyak dampak positif dirasakan oleh pihak swasta. Misalnya menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke gedung-gedung yang memiliki fasilitas pengisian daya kendaraan listrik tadi.
Otomatis target Jokowi guna mempercepat penciptaan atas ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) nasional dapat terwujud.
Sehingga usaha pemerintah dalam mengurangi emisi gas buang maupun subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) bisa segera terlaksana.
Patut diketahui Jokowi memberikan insentif mobil listrik per 1 April 2023. Bantuan yang dimaksud yakni potongan PPN atau Pajak Pertambahan Nilai berlaku hingga Desember 2023 dengan kuota 35.900 unit.
Lalu bagi masyarakat yang mau beli mobil listrik hanya perlu menanggung PPN sebesar satu persen. Sedangkan 10 persen sisanya dibayarkan pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
Terkini
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas