Gaikindo Berharap Daerah Lain Ikut Berikan Insentif Mobil Listrik
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Berbanding terbalik dari mayoritas merek Jepang lain, penjualan Nissan di Indonesia hanya 41 unit di Oktober 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek Jepang masih terus memimpin pasar otomotif di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu dan Mitsubishi yang menyumbangkan penjualan retail terbanyak. Lain halnya dengan Nissan.
PT Nissan Motors Indonesia yang berada di bawah naungan Indomobil Group justru mencatatkan penjualan kurang baik.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan mobil Nissan secara retail (dari diler ke konsumen) hanyalah 41 unit.
Angka tersebut turun drastis 43 persen dibandingkan penjualan Nissan pada September yaitu 72 unit.
Apabila dilihat secara keseluruhan, angka tertinggi penjualan Nissan di dalam negeri sepanjang 2025 adalah Maret sebesar 163 unit.
Setelah itu, penjualan merek asal Negeri Sakura itu tak lagi pernah melampaui 100 unit dan stagnan di kisaran 60 sampai 70-an unit.
Padahal Nissan memiliki beberapa produk baru untuk konsumen. Misalnya Multi Purpose Vehicle (MPV) Serena e-Power, mengisi segmen serupa dengan Honda Step Wgn.
Kemudian salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) ikonik mereka yakni X-Trail telah hadir dalam generasi terbaru dilengkapi teknologi hybrid e-Power yang sama seperti Serena.
Namun kehadiran model baru tampak tidak signifikan membantu mendorong pamor Nissan di Indonesia. Di periode Januari-Oktober 2025 penjualan Nissan hanya 846 unit.
Dibandingkan merek lain di Indomobil Group angka tersebut cukup rendah. Misalnya Citroen yang menyalurkan 88 unit kendaraan di Oktober dan 1.043 unit pada Januari-Oktober 2025.
Lalu merek mobil listrik asal Tiongkok, Aion di jangka waktu yang sama pada Oktober menyumbangkan penjualan retail 442 unit.
Saat ini, Nissan menawarkan beberapa model seperti Livina, Kicks e-Power, Serena e-Power, X-Trail e-Power, Terra serta mobil listrik Leaf.
Nissan tampaknya belum tertarik untuk memboyong model baru lagi seperti mobil listrik untuk menghadapi persaingan sengit dengan pabrikan Cina.
Sementara model lain menghadapi kompetisi ketat dengan merek-merek lain. Misalnya Nissan Livina, kalah pamor meskipun berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander.
Selengkapnya, berikut rapor penjualan Nissan di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Mei 2026, 17:49 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya