Mitsubishi Bukukan 1.975 SPK di GJAW 2025, Lampaui Tahun Lalu
05 Desember 2025, 11:00 WIB
Berbanding terbalik dari mayoritas merek Jepang lain, penjualan Nissan di Indonesia hanya 41 unit di Oktober 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek Jepang masih terus memimpin pasar otomotif di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu dan Mitsubishi yang menyumbangkan penjualan retail terbanyak. Lain halnya dengan Nissan.
PT Nissan Motors Indonesia yang berada di bawah naungan Indomobil Group justru mencatatkan penjualan kurang baik.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan mobil Nissan secara retail (dari diler ke konsumen) hanyalah 41 unit.
Angka tersebut turun drastis 43 persen dibandingkan penjualan Nissan pada September yaitu 72 unit.
Apabila dilihat secara keseluruhan, angka tertinggi penjualan Nissan di dalam negeri sepanjang 2025 adalah Maret sebesar 163 unit.
Setelah itu, penjualan merek asal Negeri Sakura itu tak lagi pernah melampaui 100 unit dan stagnan di kisaran 60 sampai 70-an unit.
Padahal Nissan memiliki beberapa produk baru untuk konsumen. Misalnya Multi Purpose Vehicle (MPV) Serena e-Power, mengisi segmen serupa dengan Honda Step Wgn.
Kemudian salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) ikonik mereka yakni X-Trail telah hadir dalam generasi terbaru dilengkapi teknologi hybrid e-Power yang sama seperti Serena.
Namun kehadiran model baru tampak tidak signifikan membantu mendorong pamor Nissan di Indonesia. Di periode Januari-Oktober 2025 penjualan Nissan hanya 846 unit.
Dibandingkan merek lain di Indomobil Group angka tersebut cukup rendah. Misalnya Citroen yang menyalurkan 88 unit kendaraan di Oktober dan 1.043 unit pada Januari-Oktober 2025.
Lalu merek mobil listrik asal Tiongkok, Aion di jangka waktu yang sama pada Oktober menyumbangkan penjualan retail 442 unit.
Saat ini, Nissan menawarkan beberapa model seperti Livina, Kicks e-Power, Serena e-Power, X-Trail e-Power, Terra serta mobil listrik Leaf.
Nissan tampaknya belum tertarik untuk memboyong model baru lagi seperti mobil listrik untuk menghadapi persaingan sengit dengan pabrikan Cina.
Sementara model lain menghadapi kompetisi ketat dengan merek-merek lain. Misalnya Nissan Livina, kalah pamor meskipun berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander.
Selengkapnya, berikut rapor penjualan Nissan di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Desember 2025, 11:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
03 Desember 2025, 21:00 WIB
03 Desember 2025, 09:00 WIB
02 Desember 2025, 21:32 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar