Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Berbanding terbalik dari mayoritas merek Jepang lain, penjualan Nissan di Indonesia hanya 41 unit di Oktober 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek Jepang masih terus memimpin pasar otomotif di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu dan Mitsubishi yang menyumbangkan penjualan retail terbanyak. Lain halnya dengan Nissan.
PT Nissan Motors Indonesia yang berada di bawah naungan Indomobil Group justru mencatatkan penjualan kurang baik.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan mobil Nissan secara retail (dari diler ke konsumen) hanyalah 41 unit.
Angka tersebut turun drastis 43 persen dibandingkan penjualan Nissan pada September yaitu 72 unit.
Apabila dilihat secara keseluruhan, angka tertinggi penjualan Nissan di dalam negeri sepanjang 2025 adalah Maret sebesar 163 unit.
Setelah itu, penjualan merek asal Negeri Sakura itu tak lagi pernah melampaui 100 unit dan stagnan di kisaran 60 sampai 70-an unit.
Padahal Nissan memiliki beberapa produk baru untuk konsumen. Misalnya Multi Purpose Vehicle (MPV) Serena e-Power, mengisi segmen serupa dengan Honda Step Wgn.
Kemudian salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) ikonik mereka yakni X-Trail telah hadir dalam generasi terbaru dilengkapi teknologi hybrid e-Power yang sama seperti Serena.
Namun kehadiran model baru tampak tidak signifikan membantu mendorong pamor Nissan di Indonesia. Di periode Januari-Oktober 2025 penjualan Nissan hanya 846 unit.
Dibandingkan merek lain di Indomobil Group angka tersebut cukup rendah. Misalnya Citroen yang menyalurkan 88 unit kendaraan di Oktober dan 1.043 unit pada Januari-Oktober 2025.
Lalu merek mobil listrik asal Tiongkok, Aion di jangka waktu yang sama pada Oktober menyumbangkan penjualan retail 442 unit.
Saat ini, Nissan menawarkan beberapa model seperti Livina, Kicks e-Power, Serena e-Power, X-Trail e-Power, Terra serta mobil listrik Leaf.
Nissan tampaknya belum tertarik untuk memboyong model baru lagi seperti mobil listrik untuk menghadapi persaingan sengit dengan pabrikan Cina.
Sementara model lain menghadapi kompetisi ketat dengan merek-merek lain. Misalnya Nissan Livina, kalah pamor meskipun berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander.
Selengkapnya, berikut rapor penjualan Nissan di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal