Penjualan Suzuki Naik di Februari 2026, Carry Berkilau
25 Maret 2026, 07:32 WIB
Berbanding terbalik dari mayoritas merek Jepang lain, penjualan Nissan di Indonesia hanya 41 unit di Oktober 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek Jepang masih terus memimpin pasar otomotif di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu dan Mitsubishi yang menyumbangkan penjualan retail terbanyak. Lain halnya dengan Nissan.
PT Nissan Motors Indonesia yang berada di bawah naungan Indomobil Group justru mencatatkan penjualan kurang baik.
Sepanjang Oktober 2025, penjualan mobil Nissan secara retail (dari diler ke konsumen) hanyalah 41 unit.
Angka tersebut turun drastis 43 persen dibandingkan penjualan Nissan pada September yaitu 72 unit.
Apabila dilihat secara keseluruhan, angka tertinggi penjualan Nissan di dalam negeri sepanjang 2025 adalah Maret sebesar 163 unit.
Setelah itu, penjualan merek asal Negeri Sakura itu tak lagi pernah melampaui 100 unit dan stagnan di kisaran 60 sampai 70-an unit.
Padahal Nissan memiliki beberapa produk baru untuk konsumen. Misalnya Multi Purpose Vehicle (MPV) Serena e-Power, mengisi segmen serupa dengan Honda Step Wgn.
Kemudian salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) ikonik mereka yakni X-Trail telah hadir dalam generasi terbaru dilengkapi teknologi hybrid e-Power yang sama seperti Serena.
Namun kehadiran model baru tampak tidak signifikan membantu mendorong pamor Nissan di Indonesia. Di periode Januari-Oktober 2025 penjualan Nissan hanya 846 unit.
Dibandingkan merek lain di Indomobil Group angka tersebut cukup rendah. Misalnya Citroen yang menyalurkan 88 unit kendaraan di Oktober dan 1.043 unit pada Januari-Oktober 2025.
Lalu merek mobil listrik asal Tiongkok, Aion di jangka waktu yang sama pada Oktober menyumbangkan penjualan retail 442 unit.
Saat ini, Nissan menawarkan beberapa model seperti Livina, Kicks e-Power, Serena e-Power, X-Trail e-Power, Terra serta mobil listrik Leaf.
Nissan tampaknya belum tertarik untuk memboyong model baru lagi seperti mobil listrik untuk menghadapi persaingan sengit dengan pabrikan Cina.
Sementara model lain menghadapi kompetisi ketat dengan merek-merek lain. Misalnya Nissan Livina, kalah pamor meskipun berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander.
Selengkapnya, berikut rapor penjualan Nissan di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Maret 2026, 07:32 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026