Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV
30 Januari 2026, 13:00 WIB
BYD Seagull diperkirakan segera meluncur untuk memberi pilihan di segmen entry level yang belum tergarap
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski telah menjadi pabrikan mobil listrik terlaris di Indonesia, BYD memastikan bakal kembali melengkapi produknya di Tanah Air. Salah satunya adalah menghadirkan model dengan harga lebih kompetitif.
Dengan demikian pabrikan asal Cina itu bisa menggarap pasar lebih luas dan menguasai pasar Tanah Air.
“BYD merupakan salah satu pabrikan mobil listrik paling lengkap dari entry level hingga premium. Tapi memang ada pasar yang kami rasa berkesempatan merasakan EV yaitu dengan lebih terkangkau lagi,” ungkap Luther
Ia pun mengungap bahwa saat ini mereka tengah melakukan studi untuk menghadirkannya melalui model baru termasuk Seagull.
“Sedang kami kaji, termasuk produk tersebut. Tapi ya tidak ada yang tahu karena mungkin saya ke depan ada pengelanan produk lain,” tambahnya kemudian,
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD telah mendaftarkan BYD Dolphin Mini atau biasa dikenal Seagull ke PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual).
Selain itu pada laman Samsat-PKB sudah terdaftar juga model berkode EQ-ETD-1 (4X2) AT dan EQ-STD-1 (4X2) AT yang dipercaya merupakan BYD Seagull.
Mobil ini memiliki ukuran compact dan memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm serta tinggi 1.580 mm. Dimensi tersebut cukup buat digunakan oleh lima orang penumpang dewasa.
Meski terbilang compact tetapi mobil masih berpenampilan cukup sporti. Terlebih pada bagian depan, bempernya memiliki disain unik sehingga terlihat tajam.
Meski terkesan compact tetapi performanya diklaim tetap mumpuni. Pasalnya mobil sudah dibekali Blade Battery 30 kWh serta mampu melaju hingga 300 km (NEDC) dalam satu kali pengisian daya.
Daya kemudian digunakan untuk mengoperasikan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 73 hp dan torsi 135 Nm. Kecepatan maksimum dari model tersebut adalah 130 km per jam.
Model ini sudah dipasarkan di beberapa negara termasuk Malaysia. Harganya pun terbilang cukup kompetitif yaitu mulai RM 99.900 atau sekitar Rp 367,7 jutaan.
Sementara model BYD termurah di Indonesia saat ini dipegang M6 yang dibanderol Rp Rp 383 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 21:00 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari
30 Januari 2026, 16:00 WIB
Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
30 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki eVitara dikabarkan bakal meluncur di Indonesia International Motor Show 2026 dengan status impor CBU
30 Januari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia resmikan komunitas J5 Evo yang akan jadi wadah para pemilik kendaraan listrik terbaru mereka