Bos GWM Nilai Mobil Cina Masih Tertinggal dari Jepang dan Eropa
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Belajar dari kejadian terdahulu pada Dolphin, BYD pastikan kualitas M6 terjamin baik saat diterima konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu salah seorang pembeli BYD Dolphin mengeluhkan unit kotor dan tidak sesuai ekspektasi saat diterima. Pada mobil listrik tersebut ada karat dan goresan panjang di bodi kendaraan.
Meski begitu pihak BYD mengklaim telah berkomunikasi dengan sang konsumen untuk menemukan jalan tengah.
Belajar dari kejadian tersebut, PT BYD Motor Indonesia memastikan bahwa kualitas M6 terjamin sebelum diterima oleh konsumen.
“Kita terima informasi dan masukan, secepatnya kita jawab lewat tim RND (Research and Development) kita,” ucap Luther Panjaitan, Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia di Bandung, Senin (5/8).
Terkait kejadian pada Dolphin itu ia menegaskan pihak BYD telah melakukan pendekatan terhadap pihak bersangkutan.
“Dipantau terus. Tidak (ganti unit), lebih ke perkembangan dari sisi kualitas dan pengiriman,” tegas dia.
Bicara soal BYD M6, Luther mengungkapkan BYD menerima masukan dari berbagai pihak agar kualitas mobil tetap baik ketika sampai di tangan konsumen.
Sebelum akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia, Luther menjelaskan bahwa MPV BYD M6 juga telah melalui tahapan uji coba selama beberapa waktu untuk disesuaikan dengan kondisi jalan.
“Banyak hal mempertimbangkan keseluruhan seperti bentuk area, demografi kemudian kondisi jalanan itu yang jadi perhatian banyak dari RND,” kata Luther.
Di sela acara Media Test Drive BYD M6 beberapa kendala ditemukan seperti Voice Command berbahasa Indonesia yang belum optimal.
“Ini salah satu masukan yang kita kasih ke RND untuk diperbarui. Memang masih perlu disempurnakan, tim di Indonesia sempat mencoba sedetail itu,” kata Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia dalam kesempatan sama.
Sebagai informasi BYD M6 sudah bisa dipesan di diler-diler resmi dengan waktu inden sekitar 75 hari. Perlu diketahui seluruh lini kendaraan BYD memang masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China.
Per akhir Juli 2024 BYD mulai mengakselerasi pengiriman mobil listrik Dolphin, Atto 3 dan Seal dengan estimasi 2.500 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
24 Februari 2026, 08:00 WIB
Pameran kendaraan komersial GIICOMVEC 2026 jadi wadah untuk pelaku usaha dalam mencari armada yang sesuai
24 Februari 2026, 07:00 WIB
Kehadiran Tata Yodha untuk operasional Koperasi Merah Putih bakal menantang Toyota Rangga sampai Isuzu Traga
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pemerintah untuk pastikan kelancaran lalu lintas di Ibu Kota
24 Februari 2026, 06:00 WIB
Tidak ada dispensasi, SIM keliling Jakarta beroperasi melayani perpanjangan masa berlaku SIM hari ini
24 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk mengakomodir masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
23 Februari 2026, 20:00 WIB
Bos Agrinas mendengarkan saran dari DPR untuk menunda pembelian 105 ribu pikap buat Koperasi Merah Putih
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Minat konsumen terhadap deretan mobil hybrid Toyota terlihat di IIMS 2026, terpesan lebih dari 1.000 unit
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang