Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Belajar dari kejadian terdahulu pada Dolphin, BYD pastikan kualitas M6 terjamin baik saat diterima konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu salah seorang pembeli BYD Dolphin mengeluhkan unit kotor dan tidak sesuai ekspektasi saat diterima. Pada mobil listrik tersebut ada karat dan goresan panjang di bodi kendaraan.
Meski begitu pihak BYD mengklaim telah berkomunikasi dengan sang konsumen untuk menemukan jalan tengah.
Belajar dari kejadian tersebut, PT BYD Motor Indonesia memastikan bahwa kualitas M6 terjamin sebelum diterima oleh konsumen.
“Kita terima informasi dan masukan, secepatnya kita jawab lewat tim RND (Research and Development) kita,” ucap Luther Panjaitan, Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia di Bandung, Senin (5/8).
Terkait kejadian pada Dolphin itu ia menegaskan pihak BYD telah melakukan pendekatan terhadap pihak bersangkutan.
“Dipantau terus. Tidak (ganti unit), lebih ke perkembangan dari sisi kualitas dan pengiriman,” tegas dia.
Bicara soal BYD M6, Luther mengungkapkan BYD menerima masukan dari berbagai pihak agar kualitas mobil tetap baik ketika sampai di tangan konsumen.
Sebelum akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia, Luther menjelaskan bahwa MPV BYD M6 juga telah melalui tahapan uji coba selama beberapa waktu untuk disesuaikan dengan kondisi jalan.
“Banyak hal mempertimbangkan keseluruhan seperti bentuk area, demografi kemudian kondisi jalanan itu yang jadi perhatian banyak dari RND,” kata Luther.
Di sela acara Media Test Drive BYD M6 beberapa kendala ditemukan seperti Voice Command berbahasa Indonesia yang belum optimal.
“Ini salah satu masukan yang kita kasih ke RND untuk diperbarui. Memang masih perlu disempurnakan, tim di Indonesia sempat mencoba sedetail itu,” kata Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia dalam kesempatan sama.
Sebagai informasi BYD M6 sudah bisa dipesan di diler-diler resmi dengan waktu inden sekitar 75 hari. Perlu diketahui seluruh lini kendaraan BYD memang masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China.
Per akhir Juli 2024 BYD mulai mengakselerasi pengiriman mobil listrik Dolphin, Atto 3 dan Seal dengan estimasi 2.500 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
06 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 16:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
09 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025
09 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026