BYD Sebut Insentif Masih Signifikan Dongkrak Penjualan EV
28 Februari 2026, 19:59 WIB
BYD Dolphin jadi model yang paling lambat dikirim ke pelanggan karena pengurusan dilakukan secara berurutan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD Indonesia mengirim sejumlah unit untuk para pelanggannya sejak Minggu (30/06). Acara penyerahan kendaraan secara simbolis dilakukan pada sedikitnya 100 konsumen.
Walau menegaskan tidak ada lagi kendala dalam pengiriman tetapi BYD Dolphin masih sedikit jumlah. Bila dibandingkan dengan Seal dan Atto 3, jumlahnya seakan tenggelam.
“BYD Dolphin memang agak sedikit lebih lama tetapi unitnya sudah ada di beberapa diler. Penyebabnya karena proses impor memang ada urutannya dan model tersebut memang jadi yang terakhir,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia.
Meski demikian dia memastikan bahwa pengiriman kendaraan bakal tetap segera dilakukan. Terlebih hambatannya terbilang cukup sederhana.
“Sebenarnya ada beberapa unit lain yang ingin kami serahkan dalam acara tetapi belum dipasangkan kaca film. Jadi rencana tersebut terpaksa kami urungkan,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD mulai mengirim tiga model utama mereka yaitu Atto 3, Dolphin dan Seal ke pelanggan di Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, jumlah unit yang dikirimkan pada tahap awal mencapai 1.000 unit.
Pemesanan sendiri kebanyakan dilakukan saat ajang IIMS 2024 dimana ketika itu mereka resmi mengumumkan harga dan membuka pemesanan. Sayangnya mereka tidak menyampaikan jumlah unit yang sudah mereka dapatkan.
Tak hanya itu, pabrikan mobil asal China tersebut juga akan berkomitmen memudahkan pelanggan mengakses layanan dengan menyediakan jaringan di berbagai lokasi. Mereka telah hadir di lima pulau di Indonesia mulai dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra hingga Bali.
Pada Juli 2024 mereka sudah memiliki sedikitnya 17 diler serta telah dibekali fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts). Jumlah itu pun dipastikan akan terus bertambah seiring dengan semakin tumbuhnya angka penjualan BYD di Indonesia.
BYD juga memiliki program After Sales Service berupa Customer and Warranty Package. Dalam program tersebut maka seluruh model bakal langsung mendapat garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 km.
Kemudian baterai diberikan jaminan delapan tahun atau 160.000 km dengan State of Health (SoH) ≥ 70 persen serta delapan tahun atau 150.000 km unit untuk penggerak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Februari 2026, 19:59 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD