Prediksi Harga Lepas E4 EV, Calon Pesaing Baru Geely EX5
24 Juni 2026, 23:00 WIB
BYD Dolphin jadi model yang paling lambat dikirim ke pelanggan karena pengurusan dilakukan secara berurutan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD Indonesia mengirim sejumlah unit untuk para pelanggannya sejak Minggu (30/06). Acara penyerahan kendaraan secara simbolis dilakukan pada sedikitnya 100 konsumen.
Walau menegaskan tidak ada lagi kendala dalam pengiriman tetapi BYD Dolphin masih sedikit jumlah. Bila dibandingkan dengan Seal dan Atto 3, jumlahnya seakan tenggelam.
“BYD Dolphin memang agak sedikit lebih lama tetapi unitnya sudah ada di beberapa diler. Penyebabnya karena proses impor memang ada urutannya dan model tersebut memang jadi yang terakhir,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia.
Meski demikian dia memastikan bahwa pengiriman kendaraan bakal tetap segera dilakukan. Terlebih hambatannya terbilang cukup sederhana.
“Sebenarnya ada beberapa unit lain yang ingin kami serahkan dalam acara tetapi belum dipasangkan kaca film. Jadi rencana tersebut terpaksa kami urungkan,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD mulai mengirim tiga model utama mereka yaitu Atto 3, Dolphin dan Seal ke pelanggan di Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, jumlah unit yang dikirimkan pada tahap awal mencapai 1.000 unit.
Pemesanan sendiri kebanyakan dilakukan saat ajang IIMS 2024 dimana ketika itu mereka resmi mengumumkan harga dan membuka pemesanan. Sayangnya mereka tidak menyampaikan jumlah unit yang sudah mereka dapatkan.
Tak hanya itu, pabrikan mobil asal China tersebut juga akan berkomitmen memudahkan pelanggan mengakses layanan dengan menyediakan jaringan di berbagai lokasi. Mereka telah hadir di lima pulau di Indonesia mulai dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra hingga Bali.
Pada Juli 2024 mereka sudah memiliki sedikitnya 17 diler serta telah dibekali fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts). Jumlah itu pun dipastikan akan terus bertambah seiring dengan semakin tumbuhnya angka penjualan BYD di Indonesia.
BYD juga memiliki program After Sales Service berupa Customer and Warranty Package. Dalam program tersebut maka seluruh model bakal langsung mendapat garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 km.
Kemudian baterai diberikan jaminan delapan tahun atau 160.000 km dengan State of Health (SoH) ≥ 70 persen serta delapan tahun atau 150.000 km unit untuk penggerak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
15 Juni 2026, 15:49 WIB
14 Juni 2026, 20:00 WIB
Terkini
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI