Bukan Mobil Listrik, Jonan Prediksi PHEV Jadi Andalan Masa Depan

Ignasius Jonan ungkap bahwa mobil PHEV bakal jadi pilihan utama masyarakat dibandingkan mobil listrik

Bukan Mobil Listrik, Jonan Prediksi PHEV Jadi Andalan Masa Depan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Ignasius Jonan, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia mengungkap bahwa mobil listrik bukanlah kendaraan yang akan mengusai pasar setidaknya dalam 25 tahun mendatang. Menurutnya, masih banyak tantangan untuk diatasi bila ingin mencapai era tersebut.

Terbatasnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang beroperasi di Indonesia jadi tantangah terbesar. Oleh sebab itu menurutnya teknologi Plug-in Hybrid memiliki potensi besar dibanding mobil listrik.

“Menurut saya membuat SKPLU sebanyak SPBU di Indonesia adalah sebuah tantangan besar. Pasalnya pada 2016 saja, dari 7.500 kecamatan ada 1.500 tidak memiliki SPBU,” ungkapnya.

Padahal bahan bakar minyak dinilai sangat penting buat masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas.

BYD Seal Wagon PHEV Resmi Diluncurkan, Harga Rp 200 Jutaan
Photo : Carnewschina

“Bayangkan, puluhan tahun Indonesia merdeka masih ada ribuan kecamatan yang tidak punya SPBU,” tambahnya.

Selain itu ia juga menyoroti kesiapan PLN dalam menyediakan listrik merata di seluruh Indonesia. Pasalnya daya yang dibutuhkan saat pengisian daya tidaklah kecil.

“PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia juga harus mempersiapkan diri karena bila nanti ada jutaan EV mengisi daya secara bersamaan, ada berapa megawatt yang harus disediakan?” tambahnya.

Tak hanya itu, produsen mobil listrik pun belakangan mulai melirik PHEV sebagai pilihan untuk pelanggannya. Hal ini karena jarak tempuh kendaraan bisa tetap jauh namun tetap hemat bahan bakar.

Mereka juga tidak perlu mengisi daya di tengah jalan dan kehilangan waktu terlalu lama.

“Bahkan di Eropa sekalipun, kalau saya bicara dengan masyarakat disana, mereka masih takut melakukan perjalanan jarak jauh. Mereka khawatur charging stationnya tidak ada atau menunggu terlalu lama,” tambahnya.

E9 PHEV
Photo : KatadataOTO

Meski demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan mobil listrik bisa berkembang di masa depan, hanya saja diperlukan waktu lebih lama untuk bisa mencapai ke arah sana.

“Mungkin akan terjadi pada 20 atau 25 tahun mendatang. Tapi saat ini PHEV adalah teknologi paling mungkin digunakan adalah PHEV,” tegasnya.


Terkini

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi