GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Ignasius Jonan ungkap bahwa mobil PHEV bakal jadi pilihan utama masyarakat dibandingkan mobil listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Ignasius Jonan, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia mengungkap bahwa mobil listrik bukanlah kendaraan yang akan mengusai pasar setidaknya dalam 25 tahun mendatang. Menurutnya, masih banyak tantangan untuk diatasi bila ingin mencapai era tersebut.
Terbatasnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang beroperasi di Indonesia jadi tantangah terbesar. Oleh sebab itu menurutnya teknologi Plug-in Hybrid memiliki potensi besar dibanding mobil listrik.
“Menurut saya membuat SKPLU sebanyak SPBU di Indonesia adalah sebuah tantangan besar. Pasalnya pada 2016 saja, dari 7.500 kecamatan ada 1.500 tidak memiliki SPBU,” ungkapnya.
Padahal bahan bakar minyak dinilai sangat penting buat masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas.
“Bayangkan, puluhan tahun Indonesia merdeka masih ada ribuan kecamatan yang tidak punya SPBU,” tambahnya.
Selain itu ia juga menyoroti kesiapan PLN dalam menyediakan listrik merata di seluruh Indonesia. Pasalnya daya yang dibutuhkan saat pengisian daya tidaklah kecil.
“PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia juga harus mempersiapkan diri karena bila nanti ada jutaan EV mengisi daya secara bersamaan, ada berapa megawatt yang harus disediakan?” tambahnya.
Tak hanya itu, produsen mobil listrik pun belakangan mulai melirik PHEV sebagai pilihan untuk pelanggannya. Hal ini karena jarak tempuh kendaraan bisa tetap jauh namun tetap hemat bahan bakar.
Mereka juga tidak perlu mengisi daya di tengah jalan dan kehilangan waktu terlalu lama.
“Bahkan di Eropa sekalipun, kalau saya bicara dengan masyarakat disana, mereka masih takut melakukan perjalanan jarak jauh. Mereka khawatur charging stationnya tidak ada atau menunggu terlalu lama,” tambahnya.
Meski demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan mobil listrik bisa berkembang di masa depan, hanya saja diperlukan waktu lebih lama untuk bisa mencapai ke arah sana.
“Mungkin akan terjadi pada 20 atau 25 tahun mendatang. Tapi saat ini PHEV adalah teknologi paling mungkin digunakan adalah PHEV,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi