Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Ignasius Jonan ungkap bahwa mobil PHEV bakal jadi pilihan utama masyarakat dibandingkan mobil listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Ignasius Jonan, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia mengungkap bahwa mobil listrik bukanlah kendaraan yang akan mengusai pasar setidaknya dalam 25 tahun mendatang. Menurutnya, masih banyak tantangan untuk diatasi bila ingin mencapai era tersebut.
Terbatasnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang beroperasi di Indonesia jadi tantangah terbesar. Oleh sebab itu menurutnya teknologi Plug-in Hybrid memiliki potensi besar dibanding mobil listrik.
“Menurut saya membuat SKPLU sebanyak SPBU di Indonesia adalah sebuah tantangan besar. Pasalnya pada 2016 saja, dari 7.500 kecamatan ada 1.500 tidak memiliki SPBU,” ungkapnya.
Padahal bahan bakar minyak dinilai sangat penting buat masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas.
“Bayangkan, puluhan tahun Indonesia merdeka masih ada ribuan kecamatan yang tidak punya SPBU,” tambahnya.
Selain itu ia juga menyoroti kesiapan PLN dalam menyediakan listrik merata di seluruh Indonesia. Pasalnya daya yang dibutuhkan saat pengisian daya tidaklah kecil.
“PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia juga harus mempersiapkan diri karena bila nanti ada jutaan EV mengisi daya secara bersamaan, ada berapa megawatt yang harus disediakan?” tambahnya.
Tak hanya itu, produsen mobil listrik pun belakangan mulai melirik PHEV sebagai pilihan untuk pelanggannya. Hal ini karena jarak tempuh kendaraan bisa tetap jauh namun tetap hemat bahan bakar.
Mereka juga tidak perlu mengisi daya di tengah jalan dan kehilangan waktu terlalu lama.
“Bahkan di Eropa sekalipun, kalau saya bicara dengan masyarakat disana, mereka masih takut melakukan perjalanan jarak jauh. Mereka khawatur charging stationnya tidak ada atau menunggu terlalu lama,” tambahnya.
Meski demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan mobil listrik bisa berkembang di masa depan, hanya saja diperlukan waktu lebih lama untuk bisa mencapai ke arah sana.
“Mungkin akan terjadi pada 20 atau 25 tahun mendatang. Tapi saat ini PHEV adalah teknologi paling mungkin digunakan adalah PHEV,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya