Booking Fee Hyundai Stargazer Hanya Rp5 Juta, Dikirim September

Booking Fee Hyundai Stargazer dimulai dari Rp5 juta dan akan dikirim 1 bulan setelah peluncuran dilakukan

Booking Fee Hyundai Stargazer Hanya Rp5 Juta, Dikirim September
Adi Hidayat

TRENOTO – Hyundai Motors Indonesia (HMID) semakin agresif dalam menggarap pasar otomotif Tanah Air. Setelah memproduksi dan meluncurkan Ioniq 5 serta Creta secara lokal, pabrikan asal Korea Selatan ini juga dikabarkan tengah menyiapkan model baru di segmen Low MPV (Low Multi Purpose Vehicle) yaitu Stargazer.

Meski belum diluncurkan secara resmi, sejumlah tenaga penjual sudah mulai menawarkannya secara terang-terangan. Mereka tidak ragu menerima booking fee Hyundai Stargazer yang masuk ke segmen Low MPV tersebut.

Hal ini terungkap dari salah satu tenaga penjual yang dihubungi oleh TrenOto siang hari tadi. Pelanggan bisa memesan penantang Toyota Avanza dengan membayar mahar sebesar Rp5 juta.

Photo : Instagram @akhdan_qolbi

“Untuk harga belum ada resmi, tapi kemungkinan sekitar Rp300 jutaan. Bila ingin booking fee sudah bisa dilakukan mulai dari Rp5 juta dan jika harga tidak sesuai maka bisa dikembalikan 100 persen,” tegas tenaga penjual tersebut.

Tenaga penjual juga menegaskan bahwa pihaknya telah memiliki kerjasama dengan beragam perusahaan pembiayaan. Berkat kerjasama ini maka pelanggan bisa lebih mudah untuk melakukan pembelian.

Ia juga menambahkan bahwa diperkirakan mobil diluncurkan pada Agustus 2022, tepatnya saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Setelah peluncuran maka pengiriman unit pada pelanggan segera dilakukan.

Photo : Trenoto

“Di Hyundai sistemnya mendahulukan pemesan sesuai antrean. Jadi bila pesan sekarang, kemungkinan waktu tunggunya hanya sekitar 1 bulan dari peluncuran,” janji tenaga penjual tersebut.

Ia pun menambahkan bahwa ada beberapa keunggulan pada mobil ini. Salah satunya adalah captain seat pada baris kedua serta bluelink yang merupakan salah satu fitur andalan Hyundai.

“Untuk mesinya 1.500 cc, kemungkinannya sama seperti Hyundai Creta. Sementara untuk desainnya tampilannya akan menyerupai Hyundai Staria,” tambahnya.

Belakangan Hyundai Stargazer memang cukup ramai diperbincangkan. Kehadirannya digadang-gadang akan meramaikan LMPV yang selama ini selalu menjadi salah satu segmen tergemuk di Indonesia.

Berdasarkan Samsat-pkb.jakarta.go.id, Stargazer akan hadir dalam 4 varian yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Dalam situs tersebut juga disampaikan bahwa harga dasar calon andalan Hyundai mulai dari Rp155 juta hingga Rp202 juta.


Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026