Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Siap bersaing dengan Avanza dan Xpander, Low MPV Hyundai dipastikan meluncur dengan beragam fitur canggih tahun ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah menghadirkan mobil SUV kompak, Low MPV Hyundai dipastikan meluncur tahun ini. Hal tersebut disampaikan langsung Song Jung Ha selaku President Director PT Hyundai Motor Indonesia (HMID).
"Kami akan menghadirkan Low MPV tujuh penumpang yang telah dirancang khusus untuk Indonesia dan meluncur tahun ini," katanya disela acara Media Experience Day with Hyundai.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Mr Ha tersebut enggan mengungkapkan lebih detail kapan dan spesifikasi lengkap kendaraan. Namun Ia optimis, Hyundai mampu bersaing dengan pabrikan lain di kelas yang sama.
"Menggunakan teknologi canggih. Kami belum bisa bilang tanggal pastinya, tapi akan meluncur tahun ini," ujarnya.
Walau belum ada kepastian model yang akan menjadi lawan Avanza dan Xpander di Indonesia, kuat dugaan peran ini akan dimainkan oleh Hyundai Stargazer.
Seperti dilansir akun Instagram @akhdan_qolbi, mobil pabrikan otomotif asal Korea Selatan tersebut kepergok tengah melakukan uji jalan di Bandung, Jawa Barat, September tahun lalu.
Terkait fitur yang akan disematkan, Mr Ha mengaku mobil terbarunya itu akan memiliki sistem keamanan seperti milik Creta yakni SmartSense.
Untuk diketahui, fitur ini memiliki sistem keamanan seperti Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Keeping & Lane Following Assist (LKA & LFA), Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) dan Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA).
Terkait jantung pacu, Hyundai kabarnya akan menggunakan mesin 1.500cc sehingga mampu bersaing dengan milik kompetitor. Tak hanya itu, kabar yang beredar juga menyebut Hyundai Stargazer akan memiliki pilihan mesin diesel.
Selain kepergok tengah diuji jalan, mobil ini juga sudah didaftarkan pabrikan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan nomor id permohonan DID2020072199 dan tanggal permohonan 20 November 2020.
Sebagai bentuk komitmennya, Hyundai saat ini memiliki pabrik di Cikarang, Jawa Barat. Model pertama yang akan diproduksi pabrikan ialah Creta.
Memiliki luas lahan 77,7 hektar, pabrik tersebut bisa melakukan produksi mobil hingga 150 ribu unit per tahun.
Seperti diketahui, Hyundai resmi menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik pada 26 November 2019. Menjadi pusat manufaktur pertamanya di Asia Tenggara, investasi yang dikeluarkan mencapai USD 1,55 miliar sampai 2030.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 20:18 WIB
26 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 19:00 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru