Wholesales LMPV Agustus 2025, Hyundai Stargazer Turun 29 Persen

Secara keseluruhan data Gaikindo menyorot wholesales LMPV bulan ini turun 3,72 persen, berikut selengkapnya

Wholesales LMPV Agustus 2025, Hyundai Stargazer Turun 29 Persen

KatadataOTO – Memasuki Agustus 2025, penjualan mobil secara keseluruhan tampak mengalami perbaikan dibandingkan capaian Juli. Namun tidak halnya dengan LMPV (Low Multi Purpose Vehicle).

Meskipun LMPV merupakan salah satu jenis mobil yang diminati masyarakat, permintaan LMPV justru disinyalir turun.

Mengacu pada data dari Gaikindo, per Agustus 2025 wholesales LMPV turun 3,72 persen dari 6.206 unit menjadi 5.975 unit.

Toyota Avanza masih menempati posisi pertama di 2.444 unit tetapi turun dari wholesales Juli yakni 2.916 unit.

Hyundai Stargazer Cartenz
Photo : HMID

Mitsubishi Xpander alami penurunan tipis dari 1.281 unit di Juli menjadi 1.253 unit sepanjang Agustus 2025.

LMPV bertenaga listrik BYD M6 justru mencatatkan kenaikan 54,7 persen yakni dari 891 unit (Juli) ke 1.379 unit (Agustus).

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang baru meluncurkan versi terbaru dari Stargazer belum mampu menorehkan tren positif.

Pasalnya wholesales Hyundai Stargazer termasuk varian Cartenz melorot 29 persen, hanya tersalurkan 477 unit di Agustus 2025.

Wuling hanya mengandalkan Confero buat bertarung di segmen LMPV. Lalu jika dilihat dari semua LMPV ditawarkan di Indonesia, hanya BYD M6 yang mengalami kenaikan pesat.

Harga kompetitif menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengguna LMPV di dalam negeri.

BYD M6 berhasil merebut posisi kedua wholesales LMPV terbanyak di Agustus 2025. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Mitsubishi Xpander.

Selengkapnya, berikut KatadataOTO rangkum wholesales LMPV per Agustus 2025, diolah dari data Gaikindo.

Perlu diingat bahwa angka tercantum adalah wholesales alias pengiriman unit dari pabrik menuju ke diler.

Wholesales LMPV Agustus 2025
Photo : BYD

Wholesales LMPV Agustus 2025 (5.975 unit)

  1. Toyota Avanza, 2.444 unit
  2. BYD M6, 1.379 unit
  3. Mitsubishi Xpander, 1.253 unit
  4. Hyundai Stargazer (termasuk Cartenz), 477 unit
  5. Daihatsu Xenia, 314 unit
  6. Wulin Confero, 53 unit
  7. Suzuki Ertiga, 48 unit
  8. Nissan Livina, 7 unit

Wholesales LMPV Juli 2025 (6.206 unit)

  1. Toyota Avanza, 2.916 unit
  2. Mitsubishi Xpander, 1.281 unit
  3. BYD M6, 891 unit
  4. Hyundai Stargazer (termasuk Cartenz), 672 unit
  5. Daihatsu Xenia, 311 unit
  6. Wuling Confero, 61 unit
  7. Suzuki Ertiga, 41 unit
  8. Nissan Livina, 13 unit

Terkini

mobil
Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Lepas 89 Atlet NPC Menuju ke Asian Youth Para Games 2025

Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai

mobil
Auto2000

Auto2000 Sempurnakan Aplikasi Digiroom, Lebih Informatif

Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air

mobil
BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila

Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut

news
Libur Nataru

Mobil Pribadi Diperkirakan Jadi Kendaraan Favorit Saat Libur Nataru

Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama

mobil
Mahindra

4 Mobil Mahindra Diserahkan ke Kemhan Buat Atasi Banjir Sumatera

Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi

news
BBM Shell Bakal Bisa Dibeli Lagi, Pertamina Sudah Kirim Pasokan

BBM Shell Bakal Bisa Dibeli Lagi, Pertamina Sudah Kirim Pasokan

Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk

mobil
Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD

Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD

Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif