Tol Cipali Mulai Dipadati Pemudik yang Melintas ke Arah Timur
26 Maret 2025, 22:30 WIB
Kecelakaan mobil Jordi Onsu terjadi pada saat artis Ibu Kota melaju di Jalan Tol Cipali pada Sabtu (27/7)
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Artis Jordi Onsu baru saja tertimpa nasib sial. Adik dari Ruben Onsu itu mengalami kecelakaan mobil di jalan Tol Cipali pada Sabtu (27/7).
Artis Ibu Kota tersebut bahkan sampai membagikan ceritanya di akun Instagram pribadinya. Beruntung Jordi dan sang sopir selamat tidak mengalami luka berat.
Lebih jauh Jordi menuturkan kalau SUV BMW berkelir putih yang ditumpangi mengalami pecah ban. Kemudian mobilnya hilang kendali serta menabrak pembatas jalan.
Bahkan kendaraan asal pabrikan Eropa tersebut sempat terpelanting ke kiri dan kenan. Padahal tidak dalam kecepatan tinggi.
“Lumayan sempat kepelanting kiri-kanan. Untungnya Zaelani (Sopir) bawanya lagi santai, sekitar 80-85 kilometer per jam. Tetapi airbag tidak ada yang keluar.” tulis Jordi di Instagramnya.
Jordi juga mengungkapkan kalau saat pecah ban, dia seperti merasakan hentakan kuat dari belakang. Menurutnya rasanya ada yang menabrak, padahal tidak ada siapa-siapa.
"Pecah ban total tiga bersamaan, agak mengherankan. Tapi puji Tuhan semua selamat, sehat dan utuh. Shock banget seharian," tegasnya.
Melihat hal tersebut Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menilai kalau banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan mobil Jordi Onsu.
“Saya tidak yakin kalau ketiga bannya pecah bersamaan, pasti salah satu duluan kemudian menghantam dinding menyebabkan dua sisanya meletus,” ujar Sony kepada TrenOto Selasa (1/8).
Sony juga menuturkan kalau kemungkinan sopir artis Ibu Kota melakukan beberapa tindakan yang kurang tepat sehingga membuat BMW tersebut terpelanting.
“Penyebab dia menghantam ke kiri dan kanan kemungkinan koreksi setirnya berlebihan, artinya sang pengendara panik saat kejadian, mobil dari Jepang saja dikecepatan 80 kilometer per jam bila penanganannya benar bisa tetap terkontrol,” pungkasnya.
Mengenai airbag yang tidak mengembang saat kecelakaan mobil Jordi Onsu, Sony mengatakan kalau ada sejumlah penyebab. Satu diantaranya sensor-sensor tidak terkena benturan.
Kemudian ketika menghantam dinding pembatasan kemungkinan kecepataannya sudah di bawah 35 kilometer per jam. Lalu adanya malfunction Airbag.
Sony lalu menyarankan kepada masyarakat bila dalam keadaan di atas ada baiknya tetap bersikap tenang. Kemudian berusaha mengendalikan kendaraan agar tetap di jalurnya.
“Utamanya koreksi setir jangan berlebihan, tidak perlu menginjak pedal rem ikuti saja sampai mobilnya berhenti selanjutnya arahkan ke tempat aman,” Sony menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2025, 22:30 WIB
07 Februari 2025, 14:00 WIB
28 Januari 2025, 07:30 WIB
12 November 2024, 21:00 WIB
28 Oktober 2024, 20:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya