Mitsubishi Pajero Sport, SUV Idola Keluarga Mobilitas Sehari-hari
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mobil polisi ugal-ugalan di jalan Tol beberapa waktu lalu sangat berbahaya, sebab bisa dicontoh masyarakat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Baru-baru ini masyarakat digegerkan dengan video mobil polisi ugal-ugalan di Jalan Tol JORR arah PIK. Peristiwa tersebut sempat terekam seorang warga Bernama Bill Turangan.
Lantas tindakannya menuai banyak kritik dari masyarakat. Sebab aksinya dinilai menimbulkan bahaya bagi pengendara lain.
Pasalnya mobil Pajero Sport bernomor Polri 3803-50 bahkan ingin menyerempet Hyundai Stargazer di sampingnya. Akibatnya kendaraan di sebelah kanan hampir menabrak pembatas jalan.
Beruntung pengendara Hyundai Stargazer bisa menghindar. Sehingga tidak terjadi kecelakaan akibat aksi ugal-ugalan tersebut.
Di sisi lain mobil polisi ugal-ugalan di jalan tol juga terlihat sedang melakukan pengawalan terhadap Toyota Camry hitam berpelat nomor B 1196 ZZH. Namun posisinya berada di belakang sedan itu.
Melihat hal tersebut Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) memberi komentar. Dia menyayangkan tindakan dari pengemudi Pajero.
Menurutnya cukup berbahaya dan kurang baik dilakukan. Sebab tak elok selain itu membawa nama besar lembaga negara ini.
“Ketika dia sedang bertugas atau tidak harusnya bisa menjalani aturan dengan baik. Karena dia membawa nama institusinya, menurut saya itu masuk kategori agresif,” ujar Sony kepada TrenOto.
Lebih jauh Sony menuturkan kalau seharusnya oknum tersebut bisa memberikan contoh baik bagi masyarakat. Terlebih aksinya dilakukan di jalan raya serta terlihat banyak orang.
“Jika menggunakan pelat nomor polisi wajib memberikan contoh bagus, kalau tidak, bisa dilihat masyarakat dan biasanya langsung dicontoh serta 90 persen mengikuti. Akhirnya citra si mobil jadi jelek,” tegasnya.
Dia juga menyarankan pengemudi mobil polisi ugal-ugalan di jalan Tol JORR dapat mencontoh pengawalan dari Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden). Hal itu karena mengutamakan sopan santun.
Sehingga tidak melakukan tindakan arogan di jalan raya. Kemudian menghindari konflik dengan pengendara lain.
“Di negara ini banyak pengawalan bisa diambil contoh. Misalkan Paspampres, mereka lebih mengutamakan sopan santun yang dibawa, kita lihatnya elegan saja ketika di jalan,” ucap Sony.
Di sisi lain pihak kepolisian tengah melakukan penelusuran juga mencari informasi mengenai sang pelaku. Sehingga belum bisa memastikan pelat nomor Polri itu asli atau bukan.
Seperti yang dikatakan oleh Komisaris Polisi Sutikno selaku Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
“Masih dalam penelusuran hingga sekarang,” jelas Sutikno.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Juni 2026, 22:57 WIB
28 Mei 2026, 15:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
27 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda