Diskon Hyundai Ioniq 5 di GJAW 2025 Tembus Rp 200 Juta
28 November 2025, 13:00 WIB
Baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 menjadi 0 persen dan tak bisa diisi ulang hingga harus didorong ke bengkel
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setelah sebelumnya Hyundai Ioniq 5 menjadi pusat perhatian karena catnya terkelupas, kini mobil listrik rakitan Bekasi tersebut kembali mendapat perhatian. Pasalnya salah satu pemiliknya mengklaim bahwa baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 persen menjadi 0 persen.
Ironisnya lagi, baterai tidak bisa diisi ulang dayanya sehingga mogok total. Untuk mendapat perbaikan pun Ia harus menggunakan jasa towing dan mendorong mobil agak bisa ke bengkel resmi.
Video terkait kerusakan tersebut pun disiarkan oleh akun tiktok jeeplife.id beberapa waktu lalu. Untungnya kerusakan terjadi ketika mobil masih berada berada di rumah sehingga tidak terlalu merepotkan pemiliknya.
“Saat ingin menggunakan mobil di garasi tiba-tiba saja baterai drop dari 80 persen ke 0 persen. Mobil coba dicas tapi tetap tidak bisa dan karena kondisi baterai tetap 0 persen jadi harus ditowing serta didorong ke bengkel,” tulis video tersebut.
Kerusakan pun dikabarkan tengah diselidiki di Hyundai Leuwipanjang, Bandung. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi perkembangan penyelidikan.
Hyundai Ioniq 5 pertama kali diluncurkan di Indonesia pada April 2022 di ajang IIMS. Model ini dilengkapi dengan beberapa varian yaitu Prime Standard Range, Prime Long Range, Signature Standard Range dan Signature Long Range.
Varian standard range dibekali oleh baterai berkapasitas 58 kWh yang cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara hingga 384 km. Sementara untuk Long Range dibekali oleh baterai berdaya 72.6 kWh dengan jarak tempuh 451 km.
Baterai pun diklaim telah melalui beragam pengujian sehingga siap untuk menghadapi segala kemungkinan di jalan. Kepercayaan diri tersebut pun dibuktikan dengan lamanya waktu garansi baterai yang mencapai 8 tahun.
Dengan segala keunggulannya, Hyundai Ioniq pun menjelma menjadi salah satu pilihan utama mobil listrik di Indonesia. Sejumlah pejabat pun telah menggunakannnya sebagai kendaraan dinas yang digunakan sehari-hari.
Tak hanya itu, mobil juga dipercaya sebagai salah satu kendaraan operasional saat penyelenggaraan G20 di Bali pada November 2022. Namun adanya kerusakan ini tentunya harus menjadi perhatian khusus pemerintah agar lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan.
Sumber AsliArtikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 November 2025, 13:00 WIB
28 Agustus 2025, 15:00 WIB
26 Juni 2025, 21:00 WIB
09 Mei 2025, 19:29 WIB
20 April 2025, 08:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung