Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen
17 April 2026, 07:42 WIB
Baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 menjadi 0 persen dan tak bisa diisi ulang hingga harus didorong ke bengkel
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setelah sebelumnya Hyundai Ioniq 5 menjadi pusat perhatian karena catnya terkelupas, kini mobil listrik rakitan Bekasi tersebut kembali mendapat perhatian. Pasalnya salah satu pemiliknya mengklaim bahwa baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 persen menjadi 0 persen.
Ironisnya lagi, baterai tidak bisa diisi ulang dayanya sehingga mogok total. Untuk mendapat perbaikan pun Ia harus menggunakan jasa towing dan mendorong mobil agak bisa ke bengkel resmi.
Video terkait kerusakan tersebut pun disiarkan oleh akun tiktok jeeplife.id beberapa waktu lalu. Untungnya kerusakan terjadi ketika mobil masih berada berada di rumah sehingga tidak terlalu merepotkan pemiliknya.
“Saat ingin menggunakan mobil di garasi tiba-tiba saja baterai drop dari 80 persen ke 0 persen. Mobil coba dicas tapi tetap tidak bisa dan karena kondisi baterai tetap 0 persen jadi harus ditowing serta didorong ke bengkel,” tulis video tersebut.
Kerusakan pun dikabarkan tengah diselidiki di Hyundai Leuwipanjang, Bandung. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi perkembangan penyelidikan.
Hyundai Ioniq 5 pertama kali diluncurkan di Indonesia pada April 2022 di ajang IIMS. Model ini dilengkapi dengan beberapa varian yaitu Prime Standard Range, Prime Long Range, Signature Standard Range dan Signature Long Range.
Varian standard range dibekali oleh baterai berkapasitas 58 kWh yang cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara hingga 384 km. Sementara untuk Long Range dibekali oleh baterai berdaya 72.6 kWh dengan jarak tempuh 451 km.
Baterai pun diklaim telah melalui beragam pengujian sehingga siap untuk menghadapi segala kemungkinan di jalan. Kepercayaan diri tersebut pun dibuktikan dengan lamanya waktu garansi baterai yang mencapai 8 tahun.
Dengan segala keunggulannya, Hyundai Ioniq pun menjelma menjadi salah satu pilihan utama mobil listrik di Indonesia. Sejumlah pejabat pun telah menggunakannnya sebagai kendaraan dinas yang digunakan sehari-hari.
Tak hanya itu, mobil juga dipercaya sebagai salah satu kendaraan operasional saat penyelenggaraan G20 di Bali pada November 2022. Namun adanya kerusakan ini tentunya harus menjadi perhatian khusus pemerintah agar lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan.
Sumber AsliArtikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 April 2026, 07:42 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
06 Maret 2026, 08:11 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 11:00 WIB
Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour
26 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati bakal menjalani MotoGP Italia 2026 dengan beberapa pembalap yang absen, seperti Alex serta Marc Marquez
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan