Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 menjadi 0 persen dan tak bisa diisi ulang hingga harus didorong ke bengkel
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setelah sebelumnya Hyundai Ioniq 5 menjadi pusat perhatian karena catnya terkelupas, kini mobil listrik rakitan Bekasi tersebut kembali mendapat perhatian. Pasalnya salah satu pemiliknya mengklaim bahwa baterai Hyundai Ioniq 5 drop dari 80 persen menjadi 0 persen.
Ironisnya lagi, baterai tidak bisa diisi ulang dayanya sehingga mogok total. Untuk mendapat perbaikan pun Ia harus menggunakan jasa towing dan mendorong mobil agak bisa ke bengkel resmi.
Video terkait kerusakan tersebut pun disiarkan oleh akun tiktok jeeplife.id beberapa waktu lalu. Untungnya kerusakan terjadi ketika mobil masih berada berada di rumah sehingga tidak terlalu merepotkan pemiliknya.
“Saat ingin menggunakan mobil di garasi tiba-tiba saja baterai drop dari 80 persen ke 0 persen. Mobil coba dicas tapi tetap tidak bisa dan karena kondisi baterai tetap 0 persen jadi harus ditowing serta didorong ke bengkel,” tulis video tersebut.
Kerusakan pun dikabarkan tengah diselidiki di Hyundai Leuwipanjang, Bandung. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi perkembangan penyelidikan.
Hyundai Ioniq 5 pertama kali diluncurkan di Indonesia pada April 2022 di ajang IIMS. Model ini dilengkapi dengan beberapa varian yaitu Prime Standard Range, Prime Long Range, Signature Standard Range dan Signature Long Range.
Varian standard range dibekali oleh baterai berkapasitas 58 kWh yang cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara hingga 384 km. Sementara untuk Long Range dibekali oleh baterai berdaya 72.6 kWh dengan jarak tempuh 451 km.
Baterai pun diklaim telah melalui beragam pengujian sehingga siap untuk menghadapi segala kemungkinan di jalan. Kepercayaan diri tersebut pun dibuktikan dengan lamanya waktu garansi baterai yang mencapai 8 tahun.
Dengan segala keunggulannya, Hyundai Ioniq pun menjelma menjadi salah satu pilihan utama mobil listrik di Indonesia. Sejumlah pejabat pun telah menggunakannnya sebagai kendaraan dinas yang digunakan sehari-hari.
Tak hanya itu, mobil juga dipercaya sebagai salah satu kendaraan operasional saat penyelenggaraan G20 di Bali pada November 2022. Namun adanya kerusakan ini tentunya harus menjadi perhatian khusus pemerintah agar lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan.
Sumber AsliArtikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
21 Desember 2025, 10:17 WIB
28 November 2025, 13:00 WIB
28 Agustus 2025, 15:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik