Auto2000 Sumbang 41 Persen Penjualan Toyota di Awal 2025

Auto2000 sumbang 41 persen penjualan Toyota di Indonesia pada awal 2025 berkat beragam layanan yang diberikan

Auto2000 Sumbang 41 Persen Penjualan Toyota di Awal 2025

KatadataOTO – Pada 2023 dan 2024, Auto2000 berhasil menguasai sedikitnya 40 persen dari total penjualan Toyota di Indonesia. Jumlah tersebut diklaim masih yang terbesar dibandingkan rekanan diler lain.

Bahkan meski saat ini penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan, Auto2000 justru berhasil mengalami peningkatan permintaan.

“Jadi walau banyak yang mengatakan penjualan mengalami penurunan tetapi di 4 bulan pertama market share Auto2000 terhadap penjualan Toyota naik jadi 41 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandi, CEO Auto2000 (22/05).

Meski tidak merinci angkanya, tetapi dirinya menilai bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil positif. Tingginya angka penjualan yang disumbangkan oleh Auto2000 terhadap Toyota pun diklaim menjadi bukti bahwa masyarakat memang percaya terhadap layanan dari mereka.

Auto2000 Manjakan Konsumen Jelang Lebaran, Ada Tukar Tambah Mobil
Photo : KatadataOTO

“Sekarang kami memiliki 177 cabang dan mobile service diatas 500 unit serta tersebar di seluruh Indonesia. Jadi saya rasa hal-hal ini bisa memberi kepercayaan diri kepada pelanggan untuk membeli produk Toyota,” tegasnya.

Tak hanya itu, dirinya pun melihat bahwa saat ini pencapaian Toyota justru semakin menarik dibanding sebelumnya. Pasalnya tengah tekanan ekonomi dan munculnya kompetitor, unit yang mereka tidak mengalami penurunan signifikan.

“Kalau saya lihat dari retail salesnya, sebenarnya penjualan Toyota masih masih mirip dengan tahun lalu meski pabrikan lain turun cukup dalam,” tambahnya kemudian.

Penjualan Toyota di Indonesia

Perlu diketahui bahwa saat ini Toyota masih menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia. Pada Januari hingga April 2025 retail sales mereka mencapai 86.908 unit.

Jumlah itu terkoreksi 6,1 persen atau sekitar 5.639 unit bila dibandingkan dengan perolehan di 2024 yang sebesar 92.547 unit.

Menariknya marketshare yang diraih Toyota justru tumbuh menjadi 32,5 persen dibanding tahun lalu sebesar 31,9 persen.

Penjualan Toyota
Photo : KatadataOTO

Namun untuk wholesales catatan tersebut sedikit berbeda. Penjualan di Januari hingga April 2025 justru tumbuh 5,3 persen menjadi 85.032 unit. Padahal di periode sebelumnya mereka hanya mampu mengirim 80.786 unit atau 4.246 unit lebih rendah.

Market share Toyota terhadap pasar nasional di empat bulan pertama pun tumbuh dari 30,6 persen menjadi 33,2 persen.


Terkini

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026