Anggota Gaikindo Bakal Bertambah, Produsen EV Cina Jadi Calon Kuat

Kukuh mengungkapkan anggota Gaikindo akan bertambah menjadi 62 karena ada sejumlah merek yang ingin mendaftar

Anggota Gaikindo Bakal Bertambah, Produsen EV Cina Jadi Calon Kuat

KatadataOTO – Saat ini banyak pabrikan mobil berada di pasar Indonesia. Baik yang meniagakan kendaraan roda empat konvensional maupun Electric Vehicle (EV).

Akan tetapi ada sejumlah manufaktur yang belum masuk sebagai anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Namun nampaknya asosiasi satu ini akan kedatangan sejumlah anggota baru lagi dalam waktu dekat.

“Ada tiga (merek) yang lagi diproses, sekarang kan (anggota) ada 59 jadi kalau tiga ini masuk menjadi 62,” ungkap Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo di Jakarta, Senin (25/08).

Aletra L8 EV
Photo : KatadataOTO

Sayang Kukuh belum mau menyebut siapa saja merek baru yang akan segera terdaftar sebagai anggota Gaikindo.

Termasuk apakah mereka produsen mobil listrik atau bukan. Sebab saat ini Gaikindo masih menjalani proses verifikasi.

Kukuh menambahkan bahwa ketiga calon anggota baru Gaikindo tersebut sudah mengajukan pendaftaran sejak akhir pekan lalu.

“Saya belum baca lebih jauh, karena baru dikasih tau mau ada yang daftar lagi tiga kemarin (minggu lalu),” Kukuh melanjutkan.

Sebagai informasi, Gaikindo menaungi sejumlah pabrikan mobil. Mulai dari Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Mitsubishi Motors, BYD, Denza, Hyundai dan Lexus.

Kemudian masih ada BMW, Mini, Mercedes-Benz, GWM, Aion, VinFast, Peugeot, Polytron, Subaru, DFSK, Wuling, Mazda, Neta maupun Nissan.

Lalu Gaikindo turut menaungi Ford, Chery, Jaecoo, Volkswagen, Audi, Maxus, Isuzu, Citroen, Geely, VW, Volvo, Kia, Baic, Jeep, Jetour, Morris Garage (MG), Mitsubishi Fuso, Scania, Hino serta UD Trucks.

Kandidat Anggota Baru Gaikindo

Patut diketahui terdapat merek mobil baru yang belum lama ini masuk ke pasar Indonesia. Misal Changan Automobile, jenama asal Cina tersebut tergabung di dalam grup Indomobil.

Masih di dalam grup yang sama, JAC Motors turut meniagakan sejumlah kendaraan. Mereka juga dikabarkan bakal memproduksi kendaraan roda empat di Tanah Air.

Ketiga ada Aletra Mobil Nusantara, mereka sudah memperkenalkan serta mulai menjual L8 EV untuk konsumen di Tanah Air.

Spesifikasi JAC Trekker T9 EV
Photo : KatadataOTO

Bahkan Aletra juga telah menggandeng Handal Indonesia Motor (HMI). Pabrikan ini merakit seluruh produknya di sana.

Terakhir ada Lepas, merupakan sub-merek premium dari Chery. Pertama kali memperkenalkan diri dalam pameran GIIAS 2025.

Jenama asal Tiongkok tersebut sudah memperkenalkan lini elektrifikasi mereka. Seperti contoh Lepas L8, L6 sampai L4.


Terkini

news
SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Cek Lokasinya

Simak Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 November

Lokasi SIM keliling Jakarta tersebar di lima titik berbeda di sekitar Ibu Kota, jangan sampai terlewat

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 27 November 2025, Ketat Jelang Akhir Bulan

Ganjil genap Jakarta masih tetap ketat di penghujung November 2025 dengan pengawasan dari kepolisian

news
Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Operasi Zebra Belum Selesai

Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, Operasi Zebra Belum Selesai

Anda dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dari kepolisian, semisal SIM keliling Bandung pada hari ini

news
Catat Daftar SPBU Vivo dan BP AKR yang Sudah Menjual BBM RON 92

Daftar SPBU Vivo dan BP AKR yang Sudah Menjual BBM RON 92

KatadataOTO merangkum lokasi SPBU BP AKR dan Vivo yang telah menjual BBM RON 92 kepada para pengendara

mobil
Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid Berpeluang Disematkan ke Xenia

Bedah Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid, Bisa Disematkan ke Xenia

Daihatsu membeberkan keunggulan pada Rocky Hybrid, termasuk efisiensi konsumsi BBM yang tembus 34,8 km/liter

mobil
Hyundai, Mobil Nasional

Kemenperin Tanggapi Isu EV Hyundai Jadi Mobil Nasional

Hyundai disebut mengajukan model mobil listrik 7-seater jadi mobil nasional, Menperin berikan tanggapan

news
Airlangga Isyaratkan Tak Ada Insentif untuk Otomotif di 2026

Beda Pendapat Dua Menteri Prabowo Soal Insentif Industri Otomotif

Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang berbicara soal insentif Pemerintah untuk industri otomotif Tanah Air.

mobil
Menperin Sebut Insentif Otomotif 2026 Dalam Tahap Pembahasan

Menperin Sebut Insentif Otomotif di 2026 Sebuah Keharusan

Insentif otomotif masih diperlukan untuk mengerek angka penjualan, Menperin sebut rencana itu masih dibahas