Aletra Berencana Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Di masa mendatang, Aletra berniat melakukan produksi lokal baterai mobil listrik buat produk mereka di RI

Aletra Berencana Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Aletra adalah merek di bawah naungan Geely Group dan produknya telah disesuaikan untuk pasar Indonesia. Saat ini ada satu model ditawarkan yakni L8 dan L8s.

Manufaktur tersebut mulai gencar bahkan mulai membangun pusat pengembangan alias RND (research and development) center di Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Di masa mendatang, pihak Aletra juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan produksi baterai listrik. Hal ini berpeluang membuat banderol mobil listrik Aletra L8 jadi turun.

“Kami tidak akan langsung bangun pabrik (perakitan baterai), tetapi merakit dulu mana yang bisa kami kerjakan di Indonesia,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Ini Beda Baterai Mobil Listrik punya Aletra dan BYD
Photo : Geely Global

Sementara ini, Aletra memanfaatkan baterai dari Gotion khusus tipe terendah L8 sedangkan varian tertinggi L8s disuplai oleh Zhejiang Yoening Technology Group yang juga bagian dari Geely.

Bedanya, baterai buatan Yoening merupakan generasi terbaru Blade Battery dengan ukuran lebih kecil namun densitas energi tinggi. Sehingga tawarkan daya jelajah mumpuni serta keamanan baik.

“Pabrik ini (perakitan baterai) terpisah pabrik yang di Handal (PT Handal Indonesia Motor) untuk perakitan mobil. Ini benar-benar untuk baterai saja,” tegas Djoko.

Sebagai informasi, Aletra debut di pameran otomotif GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2024. Mobil listrik itu masuk ke segmen MPV (Multi Purpose Vehicle), rival baru BYD M6.

Dari segi harga juga tidak berbeda jauh mulai Rp 415 jutaan. Hanya saja BYD M6 tersedia dalam varian terendah Rp 379 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.

Apabila konsumen tertarik membeli Aletra L8 tipe terendah dengan baterai Gotion, pengirimannya bisa lebih cepat di April 2025. Sedangkan L8s sekitar Juni 2025.

Aletra Gandeng Yeoning, Sediakan Baterai Blade Generasi Terbaru
Photo : KatadataOTO

Pihak Aletra mengklaim bahwa mayoritas konsumen Aletra L8 memilih varian tertinggi karena jarak tempuh jauh.

“Angka SPK (surat pemesanan kendaraan) sudah mencapai lebih dari 700 dengan pemesanan tertinggi 80 persen tipe L8s,” kata Andre Djojana, CEO Aletra dalam keterangan yang diterima KatadataOTO belum lama ini.

Dia menegaskan angka tersebut terus bertambah di kuartal pertama 2025 dan bakal diungkap lebih rinci jelang akhir kuartal pertama, bersamaan peresmian showroom 3S (Sales, Service, Sparepart) Aletra di Pluit.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung