Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Di masa mendatang, Aletra berniat melakukan produksi lokal baterai mobil listrik buat produk mereka di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Aletra adalah merek di bawah naungan Geely Group dan produknya telah disesuaikan untuk pasar Indonesia. Saat ini ada satu model ditawarkan yakni L8 dan L8s.
Manufaktur tersebut mulai gencar bahkan mulai membangun pusat pengembangan alias RND (research and development) center di Alam Sutera, Tangerang, Banten.
Di masa mendatang, pihak Aletra juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan produksi baterai listrik. Hal ini berpeluang membuat banderol mobil listrik Aletra L8 jadi turun.
“Kami tidak akan langsung bangun pabrik (perakitan baterai), tetapi merakit dulu mana yang bisa kami kerjakan di Indonesia,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Sementara ini, Aletra memanfaatkan baterai dari Gotion khusus tipe terendah L8 sedangkan varian tertinggi L8s disuplai oleh Zhejiang Yoening Technology Group yang juga bagian dari Geely.
Bedanya, baterai buatan Yoening merupakan generasi terbaru Blade Battery dengan ukuran lebih kecil namun densitas energi tinggi. Sehingga tawarkan daya jelajah mumpuni serta keamanan baik.
“Pabrik ini (perakitan baterai) terpisah pabrik yang di Handal (PT Handal Indonesia Motor) untuk perakitan mobil. Ini benar-benar untuk baterai saja,” tegas Djoko.
Sebagai informasi, Aletra debut di pameran otomotif GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2024. Mobil listrik itu masuk ke segmen MPV (Multi Purpose Vehicle), rival baru BYD M6.
Dari segi harga juga tidak berbeda jauh mulai Rp 415 jutaan. Hanya saja BYD M6 tersedia dalam varian terendah Rp 379 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Apabila konsumen tertarik membeli Aletra L8 tipe terendah dengan baterai Gotion, pengirimannya bisa lebih cepat di April 2025. Sedangkan L8s sekitar Juni 2025.
Pihak Aletra mengklaim bahwa mayoritas konsumen Aletra L8 memilih varian tertinggi karena jarak tempuh jauh.
“Angka SPK (surat pemesanan kendaraan) sudah mencapai lebih dari 700 dengan pemesanan tertinggi 80 persen tipe L8s,” kata Andre Djojana, CEO Aletra dalam keterangan yang diterima KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan angka tersebut terus bertambah di kuartal pertama 2025 dan bakal diungkap lebih rinci jelang akhir kuartal pertama, bersamaan peresmian showroom 3S (Sales, Service, Sparepart) Aletra di Pluit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
03 Februari 2026, 20:41 WIB
30 Januari 2026, 13:00 WIB
28 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini