Aletra Pamerkan L7 di GIIAS 2026, Bidik Segmen MPV EV Keluarga
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
Di masa mendatang, Aletra berniat melakukan produksi lokal baterai mobil listrik buat produk mereka di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Aletra adalah merek di bawah naungan Geely Group dan produknya telah disesuaikan untuk pasar Indonesia. Saat ini ada satu model ditawarkan yakni L8 dan L8s.
Manufaktur tersebut mulai gencar bahkan mulai membangun pusat pengembangan alias RND (research and development) center di Alam Sutera, Tangerang, Banten.
Di masa mendatang, pihak Aletra juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan produksi baterai listrik. Hal ini berpeluang membuat banderol mobil listrik Aletra L8 jadi turun.
“Kami tidak akan langsung bangun pabrik (perakitan baterai), tetapi merakit dulu mana yang bisa kami kerjakan di Indonesia,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Sementara ini, Aletra memanfaatkan baterai dari Gotion khusus tipe terendah L8 sedangkan varian tertinggi L8s disuplai oleh Zhejiang Yoening Technology Group yang juga bagian dari Geely.
Bedanya, baterai buatan Yoening merupakan generasi terbaru Blade Battery dengan ukuran lebih kecil namun densitas energi tinggi. Sehingga tawarkan daya jelajah mumpuni serta keamanan baik.
“Pabrik ini (perakitan baterai) terpisah pabrik yang di Handal (PT Handal Indonesia Motor) untuk perakitan mobil. Ini benar-benar untuk baterai saja,” tegas Djoko.
Sebagai informasi, Aletra debut di pameran otomotif GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2024. Mobil listrik itu masuk ke segmen MPV (Multi Purpose Vehicle), rival baru BYD M6.
Dari segi harga juga tidak berbeda jauh mulai Rp 415 jutaan. Hanya saja BYD M6 tersedia dalam varian terendah Rp 379 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Apabila konsumen tertarik membeli Aletra L8 tipe terendah dengan baterai Gotion, pengirimannya bisa lebih cepat di April 2025. Sedangkan L8s sekitar Juni 2025.
Pihak Aletra mengklaim bahwa mayoritas konsumen Aletra L8 memilih varian tertinggi karena jarak tempuh jauh.
“Angka SPK (surat pemesanan kendaraan) sudah mencapai lebih dari 700 dengan pemesanan tertinggi 80 persen tipe L8s,” kata Andre Djojana, CEO Aletra dalam keterangan yang diterima KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan angka tersebut terus bertambah di kuartal pertama 2025 dan bakal diungkap lebih rinci jelang akhir kuartal pertama, bersamaan peresmian showroom 3S (Sales, Service, Sparepart) Aletra di Pluit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
03 Juli 2026, 17:00 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia