Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Toyota menegaskan sudah menyiapkan satu jalur khusus untuk merakit baterai mobil listrik yang akan mereka gunakan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan kendaraan elektrifikasi. Salah satunya adalah dengan menyiapkan fasilitas untuk memproduksi baterai untuk EV dan hybrid.
Dengan demikian, bila pasar di Indonesia dinilai sudah besar, mereka bisa memproduksinya lebih cepat.
“Kami telah bekerjasama dengan pabrikan baterai dan sudah memiliki satu line khusus buat baterai hybrid. Nanti pada waktunya akan diumumkan,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) (26/01).
Fasilitas ini dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan beberapa model seperti Toyota Kijang Innova Zenix, Yaris Cross dan Veloz Hybrid.
Meski sekarang masih digunakan untuk merakit baterai mobil hybrid, bukan tidak mungkin di masa depan jalur tersebut membuat baterai EV. Menurut Nandi, proses pembuatannya tak jauh berbeda.
“Karena baik baterai hybrid maupun EV itu hanya bicara jumlah sel saja. Sementara jenis dan BMS (Battery Management System) masih sama,” tambahnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya juga akan menyiapkan beberapa komponen lain agar bisa digunakan dibuat secara lokal. Termasuk motor listrik yang dipakai sebagai penggerak.
“Sejak tahun lalu kami sebenarnya sudah mempersiapkan semua termasuk dari supply chain. Sudah disampaikan rencana masa depannya seperti apa,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota Indonesia telah bekerjasama dengan CATL untuk memproduksi baterai kendaraan. Kolaborasi itu diklaim menjadi salah satu langkah awal Toyota meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Lokalisasi baterai diyakini dapat membantu menekan harga Toyota bZ4X sehingga diharapkan bisa menjangkau semakin banyak konsumen.
Mereka dikabarkan bakal fokus pada produksi baterai bermaterial lithium-ion. Sebagai informasi, CATL merupakan produsen baterai terbesar, berada tepat di atas LG Energy Solution berkapasitas produksi baterai 57,1 GWh.
Di Indonesia, CATL akan menggaet PT Aneka Tambang atau Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia dengan nilai proyek sekitar Rp 85 triliun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi