Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Keduanya merupakan LFP Blade Battery, ada sejumlah perbedaan baterai yang digunakan pada Aletra dan BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Geely baru-baru ini mengembangkan generasi terbaru dari Blade Battery, salah satu jenis komponen penampung daya bermaterial LFP atau Lithium Iron Phosphate. Versi teranyar itu diberi nama Short Blade Battery.
Baterai terbaru hasil pengembangan dari Zhejiang Yoening Technology Group itu kemudian bakal dipakaikan pada mobil listrik Aletra L8s, tipe tertinggi model L8.
BYD (Build Your Dreams) juga menggunakan baterai sejenis diberi nama BYD Blade Battery. Ada sejumlah perbedaan dengan generasi terbaru yang akan digunakan oleh Aletra.
Pembeda utamanya terletak pada ukuran fisik baterai. Ini kemudian mempengaruhi banyak hal seperti densitas energi serta waktu pengisian daya.
“Short Blade Bulletproof Battery ini baru, mengecil tetapi punya power density lebih besar 192 Wh/kg. Dimensinya 580 mm, 40 persen lebih pendek (dari Blade Battery generasi terdahulu),” kata Christo Antyo, Product Manager Aletra di Jakarta Selatan, Senin (13/1).
Sebagai perbandingan, mengacu pada informasi dari Lifepo4-Battery panjang BYD Blade Battery adalah 960 mm dengan densitas energi 150 Wh/kg.
Kemudian dia menjelaskan baterai Blade generasi terbaru didesain untuk bertahan sampai satu juta kilometer. Sehingga dapat menunjang kebutuhan mobilitas tinggi di Indonesia.
“Kenapa bisa tahan, karena baterai yang lebih pendek memungkinkan reaksi kimia di dalam baterai minim. Dari segi safety tentu juga ada teknologi baru,” kata Christo.
Baterai Blade generasi teranyar telah melalui sejumlah pengetesan seperti uji tusuk guna memastikan komponen itu tidak berasap ataupun meledak dalam kondisi ekstrem.
“Case-nya dibuat dengan high quality steel material, sudah dilapisi material anti korosi dan aluminium sehingga ringan kemudian bersertifikasi IP67 atau waterproof,” jelas dia.
Di masa mendatang Christo mengungkapkan baterai bakal terus berkembang dan mengecil secara ukuran namun diimbangi teknologi baru yang semakin canggih.
“Seperti kita ketahui, barang elektronik itu makin lama makin kecil. Dulu ukuran handphone besar, sekarang mengecil, berlaku juga untuk baterai,” tegas Christo.
Sebagai informasi mobil listrik Aletra L8s mulai diantar ke konsumen Juni 2025. Sementara tipe terendahnya yakni L8 dijanjikan sampai ke pembeli pada April 2025.
Jumlah pemesanannya sejak debut di GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week) hingga sekarang diestimasikan tembus 300 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan