Pabrik Toyota Indonesia Lahirkan Mobil Baru Dalam Hitungan Menit
29 September 2025, 08:00 WIB
Pabrik Toyota tutup akibat adanya kerusakan sistem komputer di Jepang sehingga hambat pemesanan suku cadang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pabrik Toyota tutup imbas kerusakan sistem komputer pada seluruh fasilitas produksi di Jepang. Kondisi ini menyebabkan perusahaan tidak bisa melakukan pemesanan komponen yang dibutuhkan.
Dilansir dari Reuters, penyebab terjadinya kerusakan masih diselidiki. Meski demikian kemungkinan besar bukan disebabkan oleh serangan siber.
Toyota awalnya hanya menangguhkan 12 pabrik mereka di Jepang pada pagi hari. Namun saat siang jumlahnya bertambah dua sehingga seluruh kegiatan produksi terhenti.
Tak beroperasinya pabrik diyakini akan berpengaruh ke seluruh jaringan Toyota di dunia karena sepertiga dari total produksi global dibuat di negara tersebut. Sayangnya mereka menolak menyampaikan model apa saja yang terpengaruh.
Penutupan fasilitas dipercaya akan menjadi tantangan tersendiri karena jumlah produksi kendaraan sudah pulih setelah terpukul akibat krisis semikonduktor. Tercatat jumlah produksi mengalami kenaikan 29 persen di Januari-Juni dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lantas apa dampaknya untuk Toyota di Indonesia? Hingga berita dibuat, Toyota Astra Motor selaku APM di Indonesia belum menyampaikan efek dari penutupan pabrik di Jepang.
Walau kebanyakan unit di Indonesia merupakan produksi lokal, masih ada beberapa model diimpor utuh dari Negeri Matahari Terbit. Sebut saja dari Alphard, Vellfire dan GR Corolla.
Perlu diketahui bahwa semester I 2023, penjualan Toyota secara global mengalami kenaikan 5.1 persen. Peningkatan dipacu oleh selesainya krisis semikonduktor dan tingginya permintaan kendaraan di Jepang
Tercatat selama Januari-Juni 2023 pabrikan asal Jepang itu telah menjual 4.9 juta unit, termasuk Lexus. Jumlah ini naik dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 4.7 juta unit.
Dari jumlah itu, Jepang menjadi negara yang mengalami peningkatan paling signifikan. Tercatat ada 878.215 unit berhasil terjual atau naik 33.2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara di Indonesia Toyota masih menjadi market leader dengan penjualan wholesales semester I 2023 mencapai terjual 161.448 unit (termasuk Lexus). Kemudian disusul oleh Daihatsu yang berhasil dilepas 99.250 unit, Honda 74.692 unit, Mitsubishi 56.389 unit, Suzuki 41.321 unit, Hyunda 18.411 unit, Isuzu 16.154 unit, Wuling 9.742 unit, UD Trucks 957 unit dan Nissan 925 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 September 2025, 08:00 WIB
07 Agustus 2025, 23:00 WIB
03 Oktober 2024, 16:00 WIB
29 Februari 2024, 07:30 WIB
08 Januari 2024, 09:30 WIB
Terkini
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta