Ada Kerusakan Sistem, Pabrik Toyota Tutup

Pabrik Toyota tutup akibat adanya kerusakan sistem komputer di Jepang sehingga hambat pemesanan suku cadang

Ada Kerusakan Sistem, Pabrik Toyota Tutup

TRENOTO – Pabrik Toyota tutup imbas kerusakan sistem komputer pada seluruh fasilitas produksi di Jepang. Kondisi ini menyebabkan perusahaan tidak bisa melakukan pemesanan komponen yang dibutuhkan.

Dilansir dari Reuters, penyebab terjadinya kerusakan masih diselidiki. Meski demikian kemungkinan besar bukan disebabkan oleh serangan siber.

Toyota awalnya hanya menangguhkan 12 pabrik mereka di Jepang pada pagi hari. Namun saat siang jumlahnya bertambah dua sehingga seluruh kegiatan produksi terhenti.

Toyota tutup pabrik
Photo : Carscoops

Tak beroperasinya pabrik diyakini akan berpengaruh ke seluruh jaringan Toyota di dunia karena sepertiga dari total produksi global dibuat di negara tersebut. Sayangnya mereka menolak menyampaikan model apa saja yang terpengaruh.

Penutupan fasilitas dipercaya akan menjadi tantangan tersendiri karena jumlah produksi kendaraan sudah pulih setelah terpukul akibat krisis semikonduktor. Tercatat jumlah produksi mengalami kenaikan 29 persen di Januari-Juni dibanding periode yang sama tahun lalu.

Lantas apa dampaknya untuk Toyota di Indonesia? Hingga berita dibuat, Toyota Astra Motor selaku APM di Indonesia belum menyampaikan efek dari penutupan pabrik di Jepang.

Walau kebanyakan unit di Indonesia merupakan produksi lokal, masih ada beberapa model diimpor utuh dari Negeri Matahari Terbit. Sebut saja dari Alphard, Vellfire dan GR Corolla.

Perlu diketahui bahwa semester I 2023, penjualan Toyota secara global mengalami kenaikan 5.1 persen. Peningkatan dipacu oleh selesainya krisis semikonduktor dan tingginya permintaan kendaraan di Jepang

Tercatat selama Januari-Juni 2023 pabrikan asal Jepang itu telah menjual 4.9 juta unit, termasuk Lexus. Jumlah ini naik dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 4.7 juta unit.

Permintaan Toyota Alphard
Photo : TrenOto

Dari jumlah itu, Jepang menjadi negara yang mengalami peningkatan paling signifikan. Tercatat ada 878.215 unit berhasil terjual atau naik 33.2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara di Indonesia Toyota masih menjadi market leader dengan penjualan wholesales semester I 2023 mencapai terjual 161.448 unit (termasuk Lexus). Kemudian disusul oleh Daihatsu yang berhasil dilepas 99.250 unit, Honda 74.692 unit, Mitsubishi 56.389 unit, Suzuki 41.321 unit, Hyunda 18.411 unit, Isuzu 16.154 unit, Wuling 9.742 unit, UD Trucks 957 unit dan Nissan 925 unit.


Terkini

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi