Penjualan Mitsubishi L100 EV di 2025, Diminati di Perkotaan
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Hasil studi Populix mengungkapkan pemikat konsumen dalam membeli mobil listrik, salah satunya diskon
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik mulai diminati oleh masyarakat Indonesia karena memiliki beberapa keunggulan. Lembaga survey Populix mengungkapkan ada setidaknya delapan faktor yang jadi pemikat.
Subsidi dari pemerintah menjadi salah satunya. Sebab pemberian insentif dapat menekan harga jual akhir mobil listrik, sehingga semakin kompetitif.
“Kalau dilihat, (faktor pemikatnya) adalah diskon spesial lalu garansi,” kata Susan Adi Putra, Populix Associate Head of Research Automotive di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Dalam studi yang dilakukan Populix, sebanyak 65 persen masyarakat tertarik membeli mobil listrik karena ada promo seperti potongan harga atau penawaran cashback.
Kemudian program garansi baterai ataupun unit turut jadi pemikat masyarakat dalam melakukan pembelian mobil listrik, dengan jumlah 65 persen.
Berikutnya pemberian subsidi dari pihak pemerintah. Sebanyak 57 persen mengaku berminat membeli BEV (Battery Electric Vehicle) berkat adanya insentif.
“Pajak tahunan murah kemudian insentif pemerintah, itu memegang peranan penting,” kata Adi.
Tetapi Adi mengatakan produsen tetap perlu memperhatikan sejumlah hal lain saat menawarkan mobil listrik ke konsumen.
“Kekuatan merek memegang peranan penting. Estetika mobil, tipe baterai dan lama waktu garansi,” kata dia.
Melihat hal tersebut, tidak heran banyak pabrikan khususnya merek Tiongkok menerapkan strategi yang melibatkan diskon ataupun promo pembelian.
Beberapa waktu lalu, PT CSI (Chery Sales Indonesia) menurunkan harga Chery E5 EV (Electric Vehicle) sampai Rp 100 jutaan. Ada perubahan spesifikasi, motor elektrik model tersebut disebut berukuran lebih kecil.
Mereka juga menawarkan kendaraan ramah lingkungan dengan banderol di bawah model-model serupa lain dari para rival di Indonesia.
Tidak sekadar potongan harga, kedua model mobil listrik dari Chery yaitu E5 dan J6 sudah memenuhi persyaratan sebagai penerima insentif.
Sehingga harga mobil listrik Chery bisa ditawarkan kompetitif. Langkah serupa juga dilakukan merek lain seperti Wuling, Neta sampai BYD.
Hanya saja saat ini BYD masuk Indonesia menggunakan program insentif impor mobil listrik. Sebab seluruh lini kendaraannya masih diimpor utuh dari Cina dan baru akan dirakit lokal tahun depan ketika pabrik mereka rampung.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 18:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 11:00 WIB
Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik
13 Februari 2026, 09:00 WIB
SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint