Pemotor Berteduh di Bawah Jembatan Bisa Ditilang, Ini Aturannya
09 Desember 2024, 14:00 WIB
TrenOto coba memberi tips aman berkendara motor saat badai pagi para pengendara di Jabodetabek agar terhindar dari bahaya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Erma Yulihastin, peneliti BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) memberi peringatakan kepada warga Jakarta serta sekitar untuk mewaspadai badai dahsyat pada Rabu (28/12). Hal itu disampaikan melalui akun Twitter pribadinya.
Ia menuturkan badai besar di Ibu Kota berasal dari laut dipindahkan ke darat melalui dua jalur, yakni dari barat melalui angin baratan membawa hujan dari laut (westerly burst), sedangkan dari utara melalui angin permukaan yang kuat (northerly, CENS).
Erni menilai pusat terjadinya cuaca buruk tersebut ada di Banten, Jakarta hingga Bekasi. Untuk itu dia meminta masyarakat lebih waspada.
“Siapa pun Anda tinggal di Jabodetabek khususnya Tangerang atau Banten agar bersiap dengan hujan ekstrem sama badai dahsyat pada 28 Desember 2022, serangan badai tersebut dimulai sejak siang hingga malam hari,” tulis Erni.
Di sisi lain BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menilai bukan badai akan terjadi melainkan hujan lebat. Mereka malah memperkirakan cuaca ekstrem melanda pada Jumat (30/12).
“Jadi prakiraan disampaikan over estimate. BMKG sampaikan hujan di atas 150 mm per hari pada tanggal 30 di Jawa Barat juga Jabodetabek,” ungkap Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto dalam video konferensi pers.
Terlepas dari badai atau hujan lebat yang terjadi, masyarakat harus tetap waspada. Terlebih untuk yang sering berkendara di jalan raya.
Sebab jika benar adanya maka banyak resiko di sekitar kita. Sebut saja seperti angin kencang, banjir dan lain-lain.
Berangkat dari itu, TrenOto coba memberi kalian tips berkendara aman saat badai. Ini agar bisa menjadi panduan bagi Anda semua.
Hal pertama yang harus diperhatikan terjadi badai maka secepat mungkin bisa mengurangi kecepatan. Kalian bisa membuat motor melaju 15-20 kilometer per jam.
Sebab jika hujan lebat melanda biasanya disertai angin. Praktis kita akan kesulitan memantau kondisi sekitar dan mengendalikan motor.
Hal ini juga bisa mengantisipasi terjadinya aquaplaning atau hydroplaning membuat ban slip. Jika terjadi maka anda bisa terjatuh ke jalan.
Menyalakan lampu saat hujan besar menjadi suatu kewajiban. Selain bisa menambah penerangan dapat sebagai penanda agar terlihat pengendara lain.
Langkah tersebut mampu mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di jalan. Anda pun bisa pulang ke rumah dengan selamat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Desember 2024, 14:00 WIB
13 Juni 2024, 07:00 WIB
18 Maret 2022, 19:58 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota