Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta membuat pengendara harus berhati-hati ketika terpaksa harus melintasi banjir
Oleh Dian Tami Kosasih
KatadataOTO – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Jakarta membuat pengendara harus memperhatikan sejumlah hal penting ketika terpaksa melintasi banjir. Tak jarang pengendara yang nekat harus menerima risiko mogok karena komponen penting pada kendaraan terkena air.
Seperti dilansir Nissan Indonesia, terdapat sedikitnya 4 hal yang harus diperhatikan ketika berkendara melintasi banjir, berikut ulasannya:
Sebelum melewati genangan air atau banjir, pengendara perlu mengamati terlebih dulu ketinggian air. Periksa apakah jalanan tersebut masih dapat dilalui atau tidak.
Tanda penting jalanan bisa dilalui atau tidak bisa dilihat dari ketinggian air yang mencapai setengah ban. Bila melewati itu, maka jangan teruskan.
Pengendara lebih baik berputar arah atau mencari jalan alternatif lainnya. Jika tak memungkinkan, lebih baik menunggu hingga kondisi jalan bisa dilalui dengan aman.
Saat kondisi jalan banjir sudah aman dilalui, kendarai mobil dengan perlahan. Gunakan gir satu dan mainkan kopling apabila terlalu kencang.
Gelombang air yang tersibak ketika mobil melaju kencang berpotensi mengenai bagian penting mobil seperti busi atau pompa bensin. Bila hal tersebut terjadi, bukan tak mungkin mobil mogok di tengah banjir.
Jangan Takut Air Masuk Knalpot
Saat khawatir air masuk ke dalam knalpot dan akan membasahi mesin, sehingga mogok. Hal ini sebenarnya tidak akan terjadi selama mesin tetap berfungsi.
Bila pengendara tidak sengaja membuat mesin mati, sebaiknya cepat-cepat nyalakan mesin agar mesin tak kemasukan air. Berkonsentrasilah untuk menjaga kecepatan tetap stabil serta mengatur momentum.
Jika Air Terlalu Tinggi Jangan Dipaksakan
Selagi mobil berjalan di tengah banjir dan menyadari genangan semakin dalam, sebaiknya segera mundurkan mobil sebelum terlambat. Air banjir yang terlalu dalam menyebabkan mesin mobil mati dan akhirnya rusak.
Hal ini tentu membuat pemilik kendaraan harus mengeluarkan dana lebih untuk perbaikan. Tak hanya itu, harga kendaraan juga akan turun apabila mobil yang dijual telah terendam banjir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 09:00 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
21 Desember 2025, 17:00 WIB
10 Desember 2025, 21:00 WIB
10 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda