4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Melintasi Banjir

Hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta membuat pengendara harus berhati-hati ketika terpaksa harus melintasi banjir

4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Melintasi Banjir
Dian Tami Kosasih

KatadataOTO – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Jakarta membuat pengendara harus memperhatikan sejumlah hal penting ketika terpaksa melintasi banjir. Tak jarang pengendara yang nekat harus menerima risiko mogok karena komponen penting pada kendaraan terkena air. 

Seperti dilansir Nissan Indonesia, terdapat sedikitnya 4 hal yang harus diperhatikan ketika berkendara melintasi banjir, berikut ulasannya:

  1. Perhatikan ketinggian air

    Sebelum melewati genangan air atau banjir, pengendara perlu mengamati terlebih dulu ketinggian air. Periksa apakah jalanan tersebut masih dapat dilalui atau tidak. 

    Tanda penting jalanan bisa dilalui atau tidak bisa dilihat dari ketinggian air yang mencapai setengah ban. Bila melewati itu, maka jangan teruskan. 

    Pengendara lebih baik berputar arah atau mencari jalan alternatif lainnya. Jika tak memungkinkan, lebih baik menunggu hingga kondisi jalan bisa dilalui dengan aman.

  2. Memacu Kendaaraan dengan Perlahan

    Saat kondisi jalan banjir sudah aman dilalui, kendarai mobil dengan perlahan. Gunakan gir satu dan mainkan kopling apabila terlalu kencang. 

    Gelombang air yang tersibak ketika mobil melaju kencang berpotensi mengenai bagian penting mobil seperti busi atau pompa bensin. Bila hal tersebut terjadi, bukan tak mungkin mobil mogok di tengah banjir.

    Photo : 123RF


    Selain itu, berjalan perlahan akan membantu pengendara mengantisipasi hal-hal yang sulit terlihat. Bisa saja ada lubang besar atau parit yang melintang.
  3. Jangan Takut Air Masuk Knalpot

    Saat khawatir air masuk ke dalam knalpot dan akan membasahi mesin, sehingga mogok. Hal ini sebenarnya tidak akan terjadi selama mesin tetap berfungsi.

    Bila pengendara tidak sengaja membuat mesin mati, sebaiknya cepat-cepat nyalakan mesin agar mesin tak kemasukan air. Berkonsentrasilah untuk menjaga kecepatan tetap stabil serta mengatur momentum.

  4. Jika Air Terlalu Tinggi Jangan Dipaksakan

    Selagi mobil berjalan di tengah banjir dan menyadari genangan semakin dalam, sebaiknya segera mundurkan mobil sebelum terlambat. Air banjir yang terlalu dalam menyebabkan mesin mobil mati dan akhirnya rusak.

    Hal ini tentu membuat pemilik kendaraan harus mengeluarkan dana lebih untuk perbaikan. Tak hanya itu, harga kendaraan juga akan turun apabila mobil yang dijual telah terendam banjir.


Terkini

motor
new honda vario evo 160

New Honda Vario Evo 160 Pakai eSAF, AHM Beri Garansi Lima Tahun

AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026: Aprilia Kembali Dominan

Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium

mobil
Penjualan Mobil Mewah, BMW

Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs

Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs

mobil
Mitsubishi destinator

Mitsubishi Destinator Andalkan Mesin Turbo yang Responsif dan Efisien

Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian

motor
Yadea Velax

Promo Yadea di PRJ 2026 Masih Berlaku, Bisa Test Ride

Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu

mobil
Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh yang Nyaman buat Perempuan

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Idola Keluarga Mobilitas Sehari-hari

Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga

motor
Honda Ryden 160

Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM

AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan

otosport
Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan

Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi